Awal Tahun 2021, Pati Kantongi Rp26 Juta Sanksi Denda Pelanggar Prokes 

Foto: Ketua Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kabupaten Pati Hadi Santosa/Mitrapost.com/Umar Hanafi

Pati, Suryamedia.id – Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kabupaten Pati telah mendapatkan Rp26 juta dari denda pelanggar protokol kesehatan selama bulan Januari 2021.

“Sejak pemberlakuan Perbup (Peraturan Bupati) Rp39.400.000. Selama Januari Rp26.600.000,” ujar Ketua Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kabupaten Pati Hadi Santosa saat ditemui di Pendopo Kabupaten Pati selepas menghadiri Rapat Satgas Penanganan Covid-19, Senin (1/2/2021) lalu.

Hadi mengungkapkan pihaknya akan terus menggencarkan pemberlakuan denda di masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang sedang berlangsung di pekan keempat ini.

Baca juga: PPKM Dinilai Gagal oleh Presiden, Ganjar Coba Gerakan Jateng di Rumah Saja 

Hal ini dikarenakan masih ditemukan sejumlah masyarakat yang melanggar. Agar masyarakat tersebut jera maka denda akan ditegaskan. Selain itu, berdasarkan rapat Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Pati, pihaknya memang ditekankan pada sanksi teguran dan sosial.

Ia berharap langkah ini dapat memberikan efek jera agar protokol kesehatan terus dilakukan hingga pendemi Covid-19 berakhir.

“Sanksi akan dilakukan tindakan yang paling mengena. Yaitu, sanksi denda. Agar masyarakat semakin sadar akan pentingnya prokes,” katanya.

Baca juga: Presiden Jokowi Sebut Penerapan PPKM di Lapangan Inkonsisten

Hadi menuturkan tidak semua pelanggar akan didenda dengan nominal yang sama. Ada kriteria yang diberikan, yaitu pelaku yang membandel dan pelanggaran yang berulang. Namun, pihaknya tetap melakukan tindak persuasif dan edukatif.

“Kami akan memberikan mempertimbangkan. Jika membandel akan dilakukan denda. Selain itu, ada juga yang berulang. Kami punya data. Siapa yang ditegur dan dikenakan sanksi,” imbuhnya.

Dia mengaku, sanksi ini menjadi pilihan terakhir karena dirasa bisa memberikan efek jera agar tidak terjadi pelanggaran lagi.

“Kami berharap semua pihak patuh dalam aturan ini. Agar pandemi segera berakhir,” tandasnya.

Sementara itu, Bupati Kabupaten Pati Haryanto mengungkapkan, pihaknya akan melakukan evaluasi secara keseluruhan terkait penangangan Covid-19. Tak terkecuali denda terhadap pelanggar protokol kesehatan.

Ia pun berharap kepada masyarakat untuk menaati protokol kesehatan agar pandemi Covid-19 cepat berakhir. “Jangan banyak aktivitas di luar. Jika, kita masih berkerumun dan keluyuruan, tentunya ada risiko yang lebih. Nanti, pandemi ini malah tidak selesai,” ungkapnya. (*)

Baca juga: Masih Pandemi, Hendi Larang Perayaan Imlek 2021

 

Artikel ini telah tayang di Mitrapost.com dengan judul ‘Denda Pelanggaran Prokes di Pati Rp26 Juta Selama Bulan Januari‘.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here