Lewat Tempat Angker, Baca Doa Ini

Foto: Ilustrasi jalan hutan/pixabay/RDLH

Suryamedia.id – Allah menciptakan seluruh makhluk yang ada di alam semesta ini, termasuk makhluk-makhluk yang tak bisa dilihat oleh manusia. Tak jarang, kita juga akan melewati atau bahkan singgah di suatu tempat angker yang dihuni oleh berbagai makhluk tak kasat mata.

Dalam kondisi tersebut, tak jarang manusia akan merasakan ketakutan di dalam hatinya. Lalu bagaimana cara mengatasi rasa takut dari potensi diganggu oleh makhluk-makhluk yang tak bisa di lihat?

Sebenarnya dalam kondisi apapun, manusia telah diperintahkan untuk selalu bergantung kepada Allah bukan kepada lainnya. Termasuk saat merasa takut akan gangguan jin pun setan.

وَإِمَّا يَنْزَغَنَّكَ مِنَ الشَّيْطَانِ نَزْغٌ فَاسْتَعِذْ بِاللَّهِ إِنَّهُ هُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ

“Dan jika setan mengganggumu dengan suatu gangguan, maka mohonlah perlindungan kepada Allah. Sesungguhnya Dia-lah yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.” [QS. Fushilat: 36]

Baca juga: Baca Doa Ini Saat Ekonomi Sedang Sulit

Sementara itu, melansir laman Rumaysho Kholwah binti Hakim As Sulamiyyah berkata bahwa ia pernah mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ نَزَلَ مَنْزِلاً ثُمَّ قَالَ أَعُوذُ بِكَلِمَاتِ اللَّهِ التَّامَّاتِ مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَ. لَمْ يَضُرُّهُ شَىْءٌ حَتَّى يَرْتَحِلَ مِنْ مَنْزِلِهِ ذَلِكَ

“Barangsiapa yang singgah di suatu tempat lantas ia mengucapkana’udzu bi kalimaatillahit taammaati min syarri maa kholaq” (Aku berlindung dengan kalimat-kalimat Allah yang sempurna dari kejahatan makhluk yang diciptakanNya)”, maka tidak ada sama sekali yang dapat memudhorotkannya sampai ia berpindah dari tempat tersebut.” (HR. Muslim no. 2708).

Baca jugal: Dua Hal yang Perlu Dilakukan Sebelum Berdoa

Sedangkan melansir Bincang Syariah dalam hadis yang diriwayatkan oleh Imam Abu Daud, Nasa’i dan Imam Hakim, Nabi SAW mengajarkan doa berikut ini ketika masuk suatu tempat di waktu malam.

 يَا اَرْضَ رَبِّيْ وَرَبُّكَ اللهُ اَعُوْذُبِااللهِ مِنْ شَرِّكَ وَمِنْ شَرِّمَافِيْكَ وَشَرِّمَا خُلِقَ فِيْكَ وَشَرِّمَايَدُبُّ عَلَيْكَ اَعُوْذُبِكَ مِنْ اَسَدٍ وَاَسْوَدَ مِنَ الْحَيَّةِ وَالْعَقْرَبِ وَمِنْ سَاكِنِ الْبَلَدِ وَمِنْ وَالَدٍ وَمَا وَلَدَ

“Wahi bumi, Tuhanku dan Tuhanmu adalah Allah. Aku berlindung kepada Allah dari keburukanmu, dari keburukan yang terdapat padamu, dari keburukan segala sesuatu yang diciptakan padamu, dari keburukan makhluk yang merayap padamu, dan aku berlindung kepadamu dari kebuasan singa, ular hitam, kalajengking, dari penduduk negeri dan dari kalangan makhluk manusia dan jin dan keturunannya.” (*)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here