Nakes Penyintas Covid-19 di Jepara Tetap Divaksin

Foto: Ilustrasi/Pixabay/WiR_Pixs

Jepara, Suryamedia.id – Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Jepara Mudrikatun menyampaikan bahwa tenaga kesehatan penyintas Covid-19 tetap akan divaksin.

Akan tetapi, jelas Mudrikatun, pemberiannya lebih selektif. Setidaknya sudah tiga bulan setelah dinyatakan pulih, dan melalui pemeriksaan kesehatan secara ketat.

“Kita akan evaluasi yang bisa diimunisasi adalah yang sudah lebih dari tiga bulan, baru kita berikan imunisasi,” ujarnya dalam keterangan tertulis pada Kamis (11/2/2021).

Saat ini 78,7 dari 3.288 tenaga kesehatan di Kabupaten Jepara telah melakukan suntik vaksin Covid-19 dosis pertama. Sedangkan 774 orang masih ditunda.

“Di mana saat ini untuk dosis pertama vaksinasi tenaga kesehatan, alhamdulillah sudah terimunisasi semua. Kecuali memang yang penyintas,” lanjutnya.

Baca juga: Warung Makan Tutup, Permintaan Beras di Pasar Rembang Menurun

Sedangkan pelaksanaan vaksinasi dosis kedua, pihaknya menuturkan masih berjalan. Hingga Selasa (9/2/2021), sudah ada 1.602 orang atau 38,22 persen nakes yang sudah berhasil divaksin.

Sedangkan pada tahap kedua nanti sasaran vaksinasi diperuntukkan kepada petugas layanan publik. Saat ini Dinkes tengah mempercepat pendataan penerima vaksin melalui surat edaran. Pihaknya meminta data dapat terkumpul paling lambat Jumat (12/2/2021).

“Surat sudah beredar, kita tunggu, insya Allah tanggal 12 (Februari) data harus masuk, ini masih berproses pendataan,” ujar Mudrikatun.

Untuk jatah alokasi vaksin tahap dua, pihaknya belum mengetahui jumlahnya. Sebab, rantai distribusi masih menunggu dari pusat, baru kemudian ke tingkat provinsi. Selain nakes dan petugas layanan publik, sasaran vaksinasi berikutnya adalah masyarakat. (*)

Baca juga: PPKM Dinilai Gagal oleh Presiden, Ganjar Coba Gerakan Jateng di Rumah Saja 

 

Artikel ini telah tayang di Mitrapost.com dengan judul ‘Dinkes Jepara Sebut Nakes Penyintas Covid-19 Tetap Divaksin‘.

 

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here