Terancam Puso, Dispertan Pati Bantu Klaim Asuransi Pertanian

Foto: Ribuan hektare sawah di Pati terendam banjir/Suryamedia.id

Pati, Suryamedia.id – Banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Pati sejak Februari 2021 mengakibatkan kurang lebih 7.400 hektare lahan sawah terendam air. Dampaknya lahan-lahan tersebut terancam gagal panen karena puso.

Oleh sebab itu Dinas Pertanian (Dispertan) Pati berkomitmen akan membantu proses klaim asuransi bagi petani yang mengikuti program asuransi usaha tani padi (AUTP).

Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura Dispertan Pati, Kun Saptono, menyebutkan sejumlah 2.731 hektar lahan terdampak banjir telah mengajukan klaim ke AUTP, APBN maupun APBD dari pemerintah.

Peserta AUTP ini tersebar di beberapa kecamatan di Kabupaten Pati. Diantaranya Kecamatan Gabus, Dukuhseti, dan Pati.

“Dari data yang kami dapat, daerah di Pati yang terdampak banjir ada 7 ribu hektar lebih. 2.304 hektar sudah mendaftar premi asuransi atau klaim lewat APBN, yang lewat APBD Provinsi 426,81 hektare. Sudah terdata di Jasindo,” ungkap Kun saat ditemui di Kantor Dispertan Pati, Kamis (25/2/ 2021).

Baca juga: Tak Bisa Klaim Asuransi Pertanian, Petani Pati Wadul ke Wagub

Baca Juga :   DLH Pati Ajak Masyarakat Bersinergi Atasi Permasalahan Sampah

Kun mengaku hingga saat ini verifikasi klaim AUTP masih diproses oleh pihak Jasindo selaku penyelenggara. “Sebagian sudah diverifikasi. Sudah kita tampung usulan dari para petani,” imbuh Kun.

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini