Sering Kesemutan, Berikut Ini Penyebabnya

Foto: Ilustrasi kesemutan/ Pixabay/Yurii Yarema/

Suryamedia.id – Sensasi kebas atau mati rasa pada tubuh dapat terjadi kapanpun, hal ini disebut kesemutan. Penyebabnya pun beragam, diantaranya duduk bersila dalam waktu lama.

Kesemutan adalah sensasi geli atau mati rasa yang dibarengi dengan perasaan seperti tertusuk jarum, hal ini terjadi Ketika saraf tidak sengaja mendapat tekanan sehingga aliran darah tidak lancar. Kesemutan juga dapat disebabkan oleh gangguan kesehatan atau penyakit tertentu.

Kesemutan pun ada yang bersifat sementara dan kesemutan berkepanjangan yang dikenal dengan istilah parestesia kronis. Kesemutan juga bisa disebabkan oleh gangguan kesehatan atau penyakit tertentu. Dilansir dari alodokter.com berikut adalah penyebab- penyebab kesemutan sementara dan kronis.

Baca juga: Sejuta Manfaat Kulit Buah Naga

Penyebab Kesemutan Sementara

Tak hanya terjadi pada lengan atau kaki, kesemutan sementara terjadi pada nggota tubuh saat mengalami tekanan dengan waktu lama. Kamu dapat merasakan kesemutan pada kaki setelah duduk bersila atau memakai sepatu terlalu kecil. Sedangkan pada tangan, dapat dirasakan Ketika tidur dengan posisi kepala menindih lengan.

Baca Juga :   Khasiat Mengkudu, Tingkatkan Kesehatan Otak hingga Obati Diare

Karena bersifat sementara, kondisi ini bisa mereda dengan sendirinya jika kamu membebaskan area yang kesemutan dari tekanan, seperti meluruskan kaki setelah duduk bersila atau melepaskan tangan yang tertindih. Dengan begitu aliran darah akan kembali lancar.

Penyebab lain adalah penyakit Raynaud. Penyakit ini memengaruhi pasokan darah ke area tertentu pada tubuh, seperti jari-jari tangan dan kaki. Penyakit ini khususnya menyerang saat penderita sedang stres, gelisah, atau berada di ruangan bersuhu dingin.

Baca juga: Penting Dipelajari, Berikut Manfaat Public Speaking

Penyebab Kesemutan Berkepanjangan

Kesemutan yang terjadi secara berkepanjangan biasanya berhubungan dengan kondisi kesehatan, misalnya menderita penyakit diabetes, gangguan ginjal, penyakit hati, stroke, tumor otak, kanker, ketidakseimbangan hormon, multiple sclerosiscarpal tunnel syndrome,  kompresi saraf ulnaris.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here