Sering Keramas Bisa Merusak Rambut, Kok Bisa?

Foto: Ilustrasi/Kompas

Suryamedia.id – Styling rambut menjadi hal penting untuk mendukung gaya OOTD (outfit of the day), maka dari itu menjaga kebersihan rambut dan kulit kepala sangat diperlukan. Nah, untuk menjaga kebersihan rambut salah satunya bisa dilakukan dengan rutin keramas. Namun untuk beberapa jenis rambut tidak bisa dikeramas terlalu sering karena bisa merusak kesehatan rambut.

Melansir Hello Sehat, keramas terlalu sering menggunakan sampo dapat menyebabkan rambut menjadi kering dan rentan terhadap kerusakan. Hal ini disebab saat keramas, sampo akan menangkap minyak, kotoran, dan residu produk yang berlebihan yang sehingga dapat membersihkan rambut dan kulit kepala.

Produksi minyak pada rambut atau dikenal sebum ini dipengaruhi oleh faktor genetik dan hormon sehingga beda jenis rambut juga beda perawatannya, khususnya frekuensi keramas.

Baca juga: Tips Perawatan Kulit Kering

Tekstur rambut

Tekstur rambut sangat mempengaruhi kecepatan sebum pada rambut dan kulit kepala menuju akar rambut. Rambut bertekstur kasar dan keriting membuat sebum lebih lambat mencapai akar rambut sehingga pemilik rambut ini dianjurkan keramas lebih jarang setidaknya tiga hari sekali atau tidak lebih dari dua kali dalam seminggu. Hal ini untuk mencegah kerontokan pada rambut.

Begitupun rambut bergelombang lebih dianjurkan melakukan keramas tiga kali seminggu. Sedangkan untuk rambut lurus lebih dianjurkan untuk lebih sering keramas, setiap hari.

Ketebalan rambut

Orang-orang dengan aktivitas yang tinggi serta memiliki rambut yang tipis dianjurkan untuk sering keramas, sebab mereka memiliki minyak pada rambut berlebih sehingga untuk menguranginya perlu keramas dengan sampo setiap hari. Pasalnya rambut akan terasa dan terlihat lepek dan berminyak.

Sedangkan tipe rambut tipis dan tebal boleh melakukan keramas beberapa hari sekali.

Baca juga: Manfaat Jeruk Nipis bagi Kesehatan Kulit Wajah

Jenis kulit rambut

Menurut American Academy of Dermatology, jika kulit kepala secara alami sangat berminyak maka mencuci rambut bisa dilakukan lebih sering, bahkan setiap hari tanpa perlu khawatir akan merusak rambut Anda.

Sedangkan untuk jenis kulit rambut normal (tidak super berminyak dan tidak super kering) atau cenderung kering, hanya perlu keramas sekali atau dua kali dalam seminggu. Jika memiliki kulit kepala berminyak namun tidak berlebihan pun bisa keramas setidaknya dua hari sekali.

Namun faktor umur ternyata berperan dalam mempengaruhi jumlah sebum yang dihasilkan, karena semakin bertambah tua, maka kulit kepala akan menghasilkan lebih sedikit sebum sehingga tidak perlu sering keramas seperti dulu.

Styling rambut

Penataan rambut jelas tidak bisa dilewatkan untuk menjaga penampilan selalu on point, khususnya para kaum hawa. Orang yang sering styling rambut seperti mewarnai rambut, meluruskan, dan penataan rambut lainnya dianjurkan untuk tidak sering melakukan keramas. (*)

Baca juga: Manfaat Kawista, Menangkal Radikal Bebas hingga Turunkan Gula Darah

 

Artikel ini telah tayang di Mitrapost.com dengan judul ‘Cegah Rambut Rusak, Ketahui Hal ini Sebelum Keramas‘.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here