Pemkab Pati Cabut Kebijakan WFH ASN

Foto: Rapat Koordinasi Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kabupaten Pati/ Mitrapost.com/ Umar Hanafi/

Pati, Suryamedia.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati mencabut kebijakan memerintahkan 50 persen karyawan di lingkungan Pemkab Pati untuk bekerja dari rumah atau Work From Home (WFH).

Keputusan ini lakukan, lantaran Bupati Pati Haryanto merasa kebijakan 50 persen karyawan melakukan WFH tidak efektif. Bukannya bekerja dari rumah, para ASN justru berlibur ke berbagai tempat.

“WFH kok malah meliburkan diri. Banyak yang pergi piknik, mancing, dan lainnya. Mendingan bekerja saja. Jadi, WFH 50 persen kita cabut. Kecuali guru, masih 50 persen WFH,” kata Haryanto dalam Rapat Koordinasi Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Pati di Pendopo, Senin (8/3/ 2021) kemarin.

Baca juga: Usai Dilantik, Bupati Rembang Prioritaskan Perbaikan Jalan

Seharusnya, lanjut Haryanto, kebijakan WFH itu kan digunakan bekerja dari rumah agar dapat terhindar dari penyebaran virus corona. Tetapi hal itu tidak dilakukan dengan baik. Ia pun menyayangkan sikap para ASN ini.

“Kalau ada upaya pemerintah harusnya ditaati dengan baik. Jangan sampai ada yang seperti ini lagi. Saya tidak mau ada yang delik-delikan,” tutur Haryanto.

Baca Juga :   Sugihrejo FC Gelar Fun Game Sepakbola dalam Rangka Hari Sumpah Pemuda

Sebelum Rapat Koordinasi Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Pati, Bupati bersama Forkopimda mengikuti rapat koordinasi penanganan Covid-19 dengan Gubernur Provinsi Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Kementerian Kesehatan secara virtual, kemarin (8/3/ 2021).

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini