Calon Jemaah Haji Terancam Gagal Berangkat Tahun Ini

Foto: Kasi Penyelenggara Haji dan Umroh Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Pati, Abdul Hamid/Suryamedia.id

Pati, Suryamedia.id – Pemberangkatan calon jemaah haji dari Indonesia terancam ditunda lagi bila sampai pertengahan Bulan Ramadan Pemerintah Arab Saudi belum memberikan kabar terkait penerimaan jamaah dari luar negeri.

“Kita tunggu sampai pertengahan Ramadan. Kalau saat itu pemerintah Saudi masih belum memberikan kepastian berangkat haji, ya kemungkinan tidak bisa berangkat karena persiapan kita tidak memungkinkan bila mepet,” kata Kasi Penyelenggara Haji dan Umroh Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Pati, Abdul Hamid saat ditemui di kantornya, Selasa (6/4/ 2021) kemarin.

Meski demikiam Tim Mobile Crisis Rescue (MCR) tingkat Kabupaten Pati sebagai unsur perlindungan jemaah haji telah bersiap menghadapi tiga kondisi dalam penyelenggaraan haji tahun 2021.

Baca juga: Saudi Tutup Akses Masuk, Jemaah Umrah Dipulangkan

Kondisi pertama, bila wabah Covid-19 sudah berakhir Kemenag Kabupaten Pati akan memberangkatkan seluruh jemaah haji ke tanah suci.

Kemudian, bila wabah belum selesai namun pemerintah Saudi memberikan lampu hijau untuk memasuki tanah haram akan dilakukan enam skenario pemberangkatan berbasis kuota pemberangkatan jemaah.

Baca Juga :   News Grafis : Tempat Tidur Rumah Sakit Pati Menipis

“Skenarionya jemaah haji berangkat 100%, 50%, 30%, 20%, 10% dan 5% sesuai kebijakan Arab Saudi,” urai Hamid.

Baca juga: Gagal Mudik, Operasional Dua Bandara di Jateng Batal

Kondisi ketiga, jika pertengahan bulan Ramadan tidak ada info dari Kerajaan Arab Saudi atau bilamana angka kasus corona di tanah suci tidak bisa ditekan terpaksa pemberangkatan haji kembali ditunda tahun ini.

“Skenario ketiga tidak tertangani atau terlalu mepet dengan tanggal keberangkatan kita tunda lagi,” tegas Hamid.

Meski ada kemungkinan tidak bisa memberangkatkan jemaah, Kemenag Pati tetap melaksanakan tugasnya untuk melayani calon jamaah haji.

“Tidak berangkat semua tidak apa-apa yang penting memberangkatkan meski sedikit. Sesuai kaidah fiqih. Sesuatu yang tidak bisa diperoleh seluruhnya, memperoleh sebagian tidak apa-apa,” pungkas Hamid. (*)

Baca juga: Persiapan PTM Bulan Juli, Vaksinasi Guru di Surakarta Dikebut

 

Artikel ini telah tayang di Mitrapost.com dengan judul ‘Pemberangkatan Haji Ditunda Lagi Jika Saudi Tidak Beri Kabar‘.

2 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here