Dianjurkan Berdoa Saat Ramadan, Berikut 3 Waktu Mustajabnya

Foto: Ilustrasi/Pexels.com/Ali Arapoglu

Suryamedia.id – Bulan Ramadan adalah salah satu bulan yang dimuliakan. Sebab di dalamnya banyak sekali hal-hal baik yang bisa didapatkan oleh umat manusia, termasuk dikabulkannya doa.

Melansir NU Online Kiai M Wasroh Adul Wahid, Pengasuh Pesantren Matholi’ul Hikmah Pruwatan di Brebes, mengatakan umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak doa dan menghidupkan malam di bulan Ramadan dengan salat Tarawih, Witir, Tahajid, Hajat dan lainnya.

Sementara itu dalam hadis yang diriwayatkan dari Jabir bin Abdillah menyampaikan bahwa Rasulullah SAW bersabda:

إِنَّ لِلّهِ فِى كُلِّ يَوْمٍ عِتْقَاءَ مِنَ النَّارِ فِى شَهْرِ رَمَضَانَ ,وَإِنَّ لِكُلِّ مُسْلِمٍ دَعْوَةً يَدْعُوْ بِهَا فَيَسْتَجِيْبُ لَهُ

“Sesungguhnya Allah membebaskan beberapa orang dari api neraka pada setiap hari di bulan Ramadhan, dan setiap muslim apabila dia memanjatkan do’a, akan dikabulkan.” (HR. Al Bazaar. Al Haitsami dalam Majma’ Az-Zawaid).

Baca juga: Doa Menyambut Bulan Ramadan

Melansir laman Rumaysho dijelaskan bahwa ada tiga waktu utama terkabulnya doa saat bulan Ramadan, yaitu:

Waktu sahur

Waktu sahur ini merupakan waktu sepertiga malam dimana umat Islam juga dianjurkan untuk melakukan salat Tahajud. Dalam berbagai kesempatan disebutkan bahwa waktu sepertiga malam merupakan salah satu waktu dikabulkannya doa.

Baca Juga :   Mimpi Buruk Ketika Tidur, Baca Doa Berikut Ini

Hal tersebut juga dijelaskan dalam hadis dari Abu Hurairah r.a

يَنْزِلُ رَبُّنَا تَبَارَكَ وَتَعَالَى كُلَّ لَيْلَةٍ إِلَى السَّمَاءِ الدُّنْيَا حِينَ يَبْقَى ثُلُثُ اللَّيْلِ الآخِرُ يَقُولُ مَنْ يَدْعُونِى فَأَسْتَجِيبَ لَهُ مَنْ يَسْأَلُنِى فَأُعْطِيَهُ مَنْ يَسْتَغْفِرُنِى فَأَغْفِرَ لَهُ

“Rabb kita tabaraka wa ta’ala turun ke langit dunia ketika tersisa sepertiga malam terakhir. Lantas Allah berfirman, “Siapa saja yang berdo’a kepada-Ku, maka akan Aku kabulkan. Siapa yang meminta kepada-Ku, maka Aku beri. Siapa yang meminta ampunan kepada-Ku, maka akan Aku ampuni.” (HR. Bukhari, no. 1145 dan Muslim, no. 758).

Ibnu Hajar juga menjelaskan hadis di atas dengan berkata, “Do’a dan istighfar di waktu sahur mudah dikabulkan.” (Fath Al-Bari, 3: 32).

Baca juga: Jangan Rusak Ibadah Puasa dengan Hal-Hal Ini

Saat berpuasa

Imam Nawawi dalam Kitab Al-Majmu’ juge menjelaskan agar umat Islam memperbanyak doa ketika berpuasa, baik untuk urusan dunia pun akhirat.

Dalam hadis lain disebutkan ada tiga doa yang tidak tertolak untuk dikabulkan.

Baca Juga :   Doa Rasulullah untuk Meredam Amarah

ثَلاَثَةٌ لاَ تُرَدُّ دَعْوَتُهُمُ الصَّائِمُ حَتَّى يُفْطِرَ وَالإِمَامُ الْعَادِلُ وَدَعْوَةُ الْمَظْلُومِ

“Tiga orang yang do’anya tidak tertolak: orang yang berpuasa sampai ia berbuka, pemimpin yang adil, dan do’a orang yang dizalimi.” (HR. Ahmad)

Saat berbuka puasa

Dalam Kitab Tuhfah Al-Ahwadzi disebutkan bahwa doa yang dipanjatkan ketika berbuka puasa itu mudah dikabulkan karena saat itu orang yang berpuasa telah menyelesaikan ibadahnya dalam keadaan tunduk dan merendahkan diri. (*)

Baca juga: Bacaan Niat Salat Witir Arab dan Latin

Artikel ini telah tayang di Mitrapost.com dengan judul ‘Tiga Waktu Dikabulkannya Doa Saat Ramadan‘.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here