Bupati dan Plt Direktur Tanggapi Video Viral Kritisi Pelayanan RSUD Soewondo

Video Viral RSUD Soewondo
Foto: Tangkap layar suasana RSUD Soewondo/ Suryamedia.id/ Istimewa/

Pati, Suryamedia.id – Sebuah video berdurasi sekitar satu menit viral di media sosial dan grup WhatsApp. Video itu menyoroti pelayanan Ruang Unit Gawat Darurat (UGD) Rumah Sakit Umum Daerah ( RSUD) RAA Soewondo Pati yang dinilai tak maksimal.

Dalam video tersebut, perekam yang belakangan diketahui merupakan anggota Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati Noto Subiyanto mengaku menolong orang yang mengalami kecelakaan di Desa Blaru. Ia membawa korban ke RSUD RAA Soewondo dengan harapan mendapatkan penanganan yang baik.

Sesampainya di RSUD RAA Soewondo, harapan itu tak terealisasikan. Bahkan menurutnya tidak ada dokter jaga di sana. “Kasihan kecelakaan yang tidak langsung mendapatkan pelayanan. Tidak ada dokter,” ujar politisi asal PDI Perjuangan dalam video itu.

“Ini saya tadi (melihat) kecelakaan di Blaru. Saya lewat mau sarapan, terus saya bawa ke RSU (Soewondo) saya kira (akan) mendapatkan pelayanan yang lebih baik. Tapi tidak ada dokter di sini,” lanjut Noto Subiyanto, Politisi PDI Perjuangan Kabupaten Pati.

Baca Juga :   Dewan Ungkap Penambahan Tribun Stadion Joyokusumo Rencana Akan Dianggarkan 2023

Ia pun merasa kasihan dengan warga Kabupaten Pati yang mempunyai RSUD tetapi tidak bisa melayani dengan maksimal. “Kasihan, masyarakat Pati kasihan. Dengan biaya begitu banyak untuk RSU tetapi pelayanannya tidak maksimal,” tutup Noto.

Ketika dikonfirmasi lebih lanjut, Noto Subiyanto mengaku suara di dalam video itu merupakan suaranya. Ia mengungkapkan kejadian itu terjadi Senin (17/5/ 2021) kemarin sekitar pukul 06.30 WIB.

“Kemarin pagi jam 6:30. Ndak ada (dokter) hanya satu perawat tok (saja),” katanya.

Ia menilai tidak adanya dokter jaga di waktu itu merupakan sebuah kelalaian baik dari manajeman maupun petugas medisnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini