Pemkot Semarang Pantau Peredaran Pangan di 6 Pasar Tradisional 

Foto: Pasar Peterongan Semarang/Dot Semarang

Semarang, Suryamedia.id – Pemerintah Kota Semarang kembali menggencarkan pengawasan dan pemantauan peredaran pangan, khususnya dalam hal keamanan dan higienitasnya.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Semarang, Tri Supriyanto, mengatakan pengawasan terhadap peredaran pangan di Kota Semarang ini akan dilakukan di pasar tradisional.

Hal ini menindaklanjuti tingginya peredaran pangan selama puasa dan lebaran kemarin. “Langkah pengawasan ini kami lakukan utamanya untuk melindungi masyarakat agar mengonsumi pangan yang aman dan sehat,” ujar Tri Supriyanto, Senin (24/5/2021).

Ia menjelaskan, ada enam pasar tradisional yang dipantau sejak awal puasa hingga pasca lebaran tahun ini. Pihaknya juga melakukan uji mini laboratorium di pasar-pasar tradisional untuk mengetahui keamanan pangan.

“Diantaranya ada Pasar Pedurungan, Peterongan, Bulum Karangayu dan Banyumanik.”

Baca juga: Enam Pasar Tradisional di Semarang Terapkan E-Retribusi 

Dinas Ketahanan Pangan mengambil sampel-sampel makanan yang biasanya dijual di pasar tradisional semisal, tempe, bakso, dan mi.

“Begitu ada indikasi menggunakan bahan kimia yang berbahaya bagi kesehatan akan langsung diketahui,” katanya.

Selain pengawasan peredaran pangan di pasar tradisional, Dinas Ketahanan Pangan juga melakukan pengawasan terhadap makanan dari produk UMKM.

Meski demikian, Tri mengakui belum semua pasar bisa dilakukan pemantauan karena keterbatasan petugas.

“Memang belum semua pasar. Kami optimis hingga akhir tahun akan lebih banyak pasar yang bisa dipantau,” katanya.

Dalam kegiatan ini, Dinas Ketahanan Pangan, lanjut Tri Supriyanto menggandeng sejumlah pihak diantaranya Satpol PP dan Dinas Perdagangan.

Saat ini, Kota Semarang juga telah memiliki peraturan daerah (perda) tentang makanan halal dan hiegenis yang mana mengatur terkait proses pembuatan produk, pengawas, pembinaan yang dilakukan secara persuasif agar produk yang beredar ke masyarakat dipastikan layak dikonsumsi. (*)

Baca juga: Upaya Tembus Pasar Besar, Ganjar Ajak UKM Sambut Dubes Ceko

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here