Berbagai Kuliner Sate di Nusantara

Foto: Sate lilit/Instagram.com/susan_gracia

Suryamedia.id – Indonesia terkenal sebagai surganya kuliner dengan bumbu rempanya yang kaya, salah satunya adalah sate. Makanan yang terbuat dari daging yang dipotong kecil-kecil dan ditusuk pada lidi bambu atau tulang daun kelapa. Uniknya, setiap daerah memiliki bumbu yang berbeda sehingga memiliki cita rasa khas.

Kuliner sate sangat mudah ditemukan di Indonesia, mulai dari pedagang sate keliling, pedagang kaki lima, hingga restoran. Sate juga kerap disajikan dalam acara adat hingga pesta.

Sate diketahui berasal dari pulau Jawa dan telah dianggap sebagai salah satu masakan nasional Indonesia.

Sebagai negara asal mula sate, Indonesia memiliki variasi resep sate. Namun yang paling umum dikenal adalah sate dengan bumbu kacang atau bumbu kecap.

Berikut ini jenis-jenis sate yang populer di berbagai daerah di Indonesia:

Baca juga: Makanan Ini Bisa Sebabkan Keracunan

Sate Madura

Hampir di semua wilayah Indonesia mengenal sate Madura. Sate khas Madura ini terbuat dari daging ayam dengan bumbu kacang yang ditambah irisan bawang merah, bawah putih, cabe rawit, dan tambahan kecap. Sate madura biasanya disajikan bersama dengan nasi atau lontong.

Sate Padang

Sate yang berasal dari Minangkabau atau Kota Padang ini tak kalah populer dengan sate Madura dan sate kambing pada umumnya.

Sate Padang terbuat dari potongan daging sapi atau daging kambing yang direbus bersama bumbu, kemudian dipanggang. Bumbu sate padang pun cukup unik dan berbeda, yakni saus kuah kuning yang terbuat dari tepung beras, kaldu sapi, dan bumbu rempah khas masakan Padang.

Sate lilit

Jenis sate lilit berbeda dengan masakan sate lainnya. Sate lilit sangat khas di Pulau Dewata, Bali. Bahkan olahan dagingnya pun bermacam-macam, ada yang menggunakan daging sapi, daging kambing, daging ayam, daging babi, hingga ikan.

Jika sate pada umumnya dipotong kecil-kecil sebelum ditusukkan pada lidi bambu, daging untuk sate lilit dicincang atau dihaluskan terlebih dahulu. Baru setelahnya dicampur dengan bumbu khas Bali, kemudian dililitkan pada bambu pipih, batang serai, atau batang tebu dan dipanggang.

Baca juga: Sejuta Manfaat Kulit Buah Naga

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here