Muncul Klaster Covid-19 di Banyuwangi

MUNCUL KLASTER COVID-19 DI BANYUWANGI
Foto: Ilustrasi Covid-19 di Banyuwangi/ Pixabay

Suryamedia.id  – Kembali ditemukan adanya klaster hajatan di Banyuwangi. Terdapat sekitar 30 orang yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Klaster hajatan ini terjadi di dusun Ringinasri, desa Wringinpitu, kecamatan Tegaldlimo, Banyuwangi. Yang dinyatakan positif Covid-19 setelah mengikuti hajatan.

Pernyataan tersebut diungkapkan oleh Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 dr. Widji Lestariono.

Baca Juga: Sidak di Jepara, Ganjar Temukan Penanganan Kurang Maksimal Pada Pasien Covid-19

“Tercatat ada 25 orang positif Covid-19 [kemudian bertambah 5 orang],” dr. Widji (16/6/ 2021)

Berdasarkan penjelasan dr. Widji, klaster tersebut berawal ketika terdapat satu keluarga positif Covid-19, akan tetapi mengikuti acara hajatan yang digelar pada bulan Mei 2021.

Setelah diketahui satu keluarga terkonfirmasi positif virus Corona, kemudian dilakukan tracing terhadap warga yang memiliki kontak erat.

Baca Juga: Persebaran Covid-19, Warga Kendal Diminta Disiplin Prokes

Terdapat sekitar 150-an warga yang mengikuti hajatan tersebut, 25 diantaranya dinyatakan positif virus Corona. Serta, terdapat 2 warga yang dirawat di rumah sakit.

“Dua dirawat di rumah sakit. Yang lain isolasi mandiri,” tambahnya

Baca Juga :   Alasan Kesehatan, Vaksinasi Saat Ramadan Dilakukan Malam Hari 

Pelacakan kontak erat juga dilakukan kepada mereka yang berinteraksi dengan ke-25 orang yang positif tersebut. Dari hasil tracing, ditemukan sebanyak 5 orang tambahan yang positif virus Corona.

“Ada penambahan setelah kita  tracing dan testing, sekarang totalnya ada 30 yang terkonfirmasi. Tambahannya dari luar hajatan tapi tertular klaster hajatan,” tambahnya

Baca Juga: Puluhan Warga Positif Covid-19, Desa Nalumsari Karantina Wilayah 14 Hari

Walaupun beberapa tamu terkonfirmasi Covi-19, namun pemilik hajatan yang merupakan tuan rumah, dinyatakan negatif Covid-19.

“Yang punya hajatan pernikahan ternyata tidak tertular sama sekali,” ujarnya

Dengan adanya klaster tersebut, dilakukan lockdown di wilayah yang terjangkit. Serta tidak diperkenankan menggelar hajatan dan acara lain yang menimbulkan keramaian. Juga dilakukan tracing dan testing oleh Satgas di wilayah tersebut.

Artikel ini telah tayang di CNN Indonesia dengan judul “Klaster Hajatan Banyuwangi, 30 Warga Positif Covid-19”

Baca Juga: Puluhan Warga Positif Covid-19, Desa Nalumsari Karantina Wilayah 14 Hari

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here