Kabupaten Rembang Akan Dijadikan Sebagai Kota Tiga Ikon

KABUPATEN REMBANG AKAN DIJADIKAN SEBAGAI KOTA TIGA IKON
Foto: Kantor Bupati Rembang/ Mitrapost.com/ Aziz Afifi

Rembang, Mitrapost.comBupati Rembang, Abdul Hafidz mengatakan, akan menjadikan Rembang sebagai kota dengan tiga ikon. Yakni Kota Santri, Kota Pelajar dan dan Kota Industri.

Hal itu diungkapkan oleh Abdul Hafidz saat menjawab terkait fokus kota Rembang dalam RPJMD tahun 2021-2026.

Sebelumnya, pertanyaan sempat dilontarkan oleh Fraksi Karya Indonesia Sejahtera ( KIS), dalam rapat paripurna kedua tersebut di gedung DPRD kabupaten Rembang.

Bupati Rembang Abdul Hafidz mengungkapkan, pemilihan ikon Kota Santri di kabupaten Rembang sudah dikenal sejak lama.

Rembang sudah dikenal kota Santri sejak lama,” Ujar Abdul Hafidz.

Sedangkan untuk ikon kota pelajar, berlandasan pada sejumlah perguruan tinggi maupun sekolah tinggi yang ada di Rembang. Mulai dari STIE YPPI, STAI AL-Anwar, STAI Al-Kamal, serta Stai Al-Hidayah.

Atas sederet nama perguruan tinggi tersebut, ia mengklaim bahwa Rembang bisa mengajukan ikon dengan julukan Kota Pelajar. “Jadi Ini menunjukkan bahwa kita tidak berlebihan membuat ikon kota santri dan pelajar,” tambahnya.

Sedangkan untuk kota industri sendiri, mengacu pada pencanangan kota perindustrian yang ada di kabupaten Rembang. Yang disebut akan ada hampir dua ribu hektare area di Rembang yang digunakan sebagai bagian dari proyek industri ini.

Baca Juga :   News Grafis : Penutupan TMMD, Hafidz Berharap Dapat Menolong Daerah Miskin

“Karena yang sedang kita susun dan kita bahas sekarang, mencanangkan kawasan industri areanya 1900 hektar, ini tidak berlebihan kalau kami mencanangkan kota industry,” tambahnya.

Disisi lain, terkait prioritas industri yang nantinya akan dipilah dalam program di RPJMD berupa sektor industri pengolahan. Disamping juga mengidentifikasi potensi dari pertanian dan kelautan.

“Oleh karena itu, yang kita prioritas kan, disamping pendidikan dan kesehatan, adalah pertanian, kelautan dan perikanan, dan industri pengolahan.” Lanjutnya.

Baginya, Industri pengolahan lebih mampu menampung semua potensi yang ada di Rembang. Baik dari hasil kelautan maupun pertanian yang ada di kota garam tersebut.

“Kalau ini dipisah-pisah bisa. Dijadikan satu juga bisa. Jadi nanti kita akan pilah-pilah di dalam program yang akan kita tuangkan di dalam RPJMD,” Tukasnya. (*)

artikel ini telah tayang di Mitrapost.com dengan judul “2021-2026, Rembang Akan Fokus Pada Industri Pengolahan”

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here