Kampung Unik dengan Aneka Tanaman Hias di Semarang

KAMPUNG UNIK DENGAN ANEKA TANAMAN HIAS DI SEMARANG
Foto: Wakil Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu kunjungi Kampung Flora di Mijen,Semarang/semarangkota.go.id/

Semarang, Suryamedia.id – Kampung Flora yang berada di Sumbersari, Wonolopo, Mijen diharapkan jadi wisata edukasi tanaman hias di Semarang.

Pasalnya, di kampung tersebut sejumlah masyarakat mempunyai hobi yang sama yaitu membudidayakan tanaman hias di pekarangan rumah.

Dari hobi tersebut, pecinta tanaman hias di Wonolopo itu akhirnya membangun secara bersama-sama destinasi wisata yang diberi nama kampung Flora.

Eko Susanto, salah satu perintis Kampung Flora mengungkapkan bahwa, sentra tanaman hias tersebut dirintis pada tahun 2018 oleh 20 warga yang merupakan pecinta tanaman hias.

“Kami punya tujuan yang sama yakni mengembangkan wilayah Wonolopo jadi pusat tanaman hias di Kota Semarang,” kata Eko.

Dengan adanya inisiasi tersebut, 20 persen warga telah sukses berjualan tanaman hias seperti singading hingga jenis bonsai.

Warga sumbersari pun kemudian meresmikan pasar kampung Flora pada bulan Oktober tahun lalu.

Selain dikemas dengan wisata berkeliling kebun dan dari rumah ke rumah. Pengunjung juga dapat membeli tanaman hias dari pembudidaya langsung.

Baca Juga :   Semarang Diprediksi Akan Tenggelam, Wali Kota Beri Tanggapan

Ia pun berharap, kedepannya Kampung Flora dapat menjadi kampung wisata edukasi tanaman hias di Semarang.

“Dalam satu kampung itu menjual tanaman hias, sehingga ke depan kami berharap kampung Flora ini menjadi kampung wisata edukasi tanaman hias di Semarang,” ujar Eko Susanto, Perintis Kampung Flora.

Hal ini pun mendapat sorotan dari wakil wali kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu. Ia pun mendorong masyrarakat kota Semarang untuk terus menggali potensi wisata disekitarnya untuk menggeliatkan perekonomian.

“Sebenarnya, pariwisata tidak harus yang besar sekali. Seperti di kampung Flora ini, ketika orang datang ke Semarang, bisa datang ke spot-spot wisata alam yang utamanya di Mijen dan Gunungpati ini,” ujar Ita sapaan akrab Hevearita.

Kedepannya, Ita berharap, masyarakat dibantu dinas Pertanian membuka kelas edukasi, dimana para pengunjung bisa belajar seluk beluk cara merawat tanaman hias mulai dari pembibitan, penanaman, hingga perawatan dan menggeliatkan bisnis tanaman hias di kota Semarang. (*)

artikel ini telah tayang di Mitrapost.com dengan judul “Kampung Flora Diharapkan Jadi Wisata Edukasi Tanaman Hias di Semarang

Baca Juga :   Meski Banjir Mulai Surut, Belum Semua Kendaraan Bisa Lewat Kaligawe

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here