Dinas Perdagangan Akan Menjadikan Pasar Rejomulyo Semarang Sebagai Pusat Grosir

DINAS PERDAGANGAN AKAN MENJADIKAN PASAR REJOMULYO SEBAGAI PUSAT GROSIR
Foto: Pedagang besar atau grosir yang dulunya berjualan di Pasar Johar, akan dipindah ke Pasar Rejomulyo/semarangkota.go.id

Semarang, Suryamedia.idPasar Rejomulyo akan dijadikan sebagai pasar pusat grosir. Dimana dulunya pusat grosir berada di Pasar Johar.

Pelaksana Harian (PLH) Kepala Dinas Perdagangan Kota Semarang, Mujoko Raharjo mengatakan bahwa saat ini pihaknya masih melakukan pendataan untuk pedagang grosir maupun eceran dengan aplikasi Pandawa.

Berdasarkan kondisi yang ada di lapangan, Mujoko menyatakan bahwa pasar Johar baru tidak memungkinkan dijadikan sebagai tempat bongkar muat kendaraan besar. Sehingga, Dinas Perdagangan melakukan pemindahan pedagang grosir di Pasar Rejomulyo.

Saat ini Dinas Perdagangan sudah mengajukan proposal bantuan untuk revitalisasi dan pembangunan pasar ke Pemerintah Pusat. Total anggaran yang diajukan, dijelaskan Mujoko sekitar Rp 100 miliar, untuk revitalisasi dan pembangunan fisik. Setelah itu masih melalui proses panjang, yakni kajian, amdal hingga Detail Engineering Desain (DED).

“Dalam input kemarin sebenarnya sudah terlihat mana yang grosir dan mana yang retail, nah ini akan kami pisahkan. Makanya kami minta pedagang untuk jujur. Johar saat ini hanya untuk retail ecer. Pedagang grosir nanti ditempatkan di Pasar Rejomulyo. Di Johar banyak sekali kendala mulai dari akses bongkar muat, tidak ada tempat, akses jalan dan manuver kendaraan berat yang sulit,” jelasnya.

Baca Juga :   News Grafis : Polrestabes Semarang Tingkatkan Penjagaan di Gereja

Seperti diketahui, Pasar Johar Cagar Budaya dibagi menjadi enam blok yakni Johar Utara, Johar Selatan, Johar Selatan, Alun Alun, Kanjengan hingga Shopping Center Johar. Nantinya keenam blok ini hanya diperuntukan untuk pedagang ecer dengan kapasitas 6.000 pedagang. (*)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here