Pemkot Semarang Siapkan 33.330 Dosis Vaksin Pelajar

PEMKOT SEMARANG SIAPKAN 33.330 DOSIS VAKSIN PELAJAR
Foto: Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Semarang Ani Raharjomenghadiri Rakor Penyiapan Sentra Vaksinasi, Kamis (9/9/2021)/jatengprov.go.id

Ungaran, Suryamedia.id – Sebanyak 33.330 dosis vaksin Sinovac disiapkan untuk pelajar tingkat SMP dan sederajat yang ada di kabupaten Semarang.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Semarang Ani Raharjo, seusai menghadiri Rakor Penyiapan Sentra Vaksinasi, Kamis (9/9/ 2021) siang. Disampaikan, vaksinasi akan diberikan kepada para siswa, baik yang bersekolah di sekolah negeri, swasta, maupun sekolah di bawah naungan Kementerian Agama.

Pihaknya pun telah melakukan pendataan, dan diketahui jumlah siswa yang menjadi sasaran vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Semarang sebanyak 79.182 orang siswa.

“Tahapan vaksinasi untuk anak sekolah akan diteruskan, sesuai ketersediaan vaksin yang diterima. Hal itu untuk memberikan kenyamanan dan keamanan pembelajaran tatap muka,” katanya.

Terkait dengan cakupan vaksinasi di kabupaten Semarang, merujuk pada data yang dikeluarkan Satu Data Nasional berbasis KTP penerima vaksin, saat ini vaksinasi dosis 1 tercatat sebanyak 331.855 orang, dari total sasaran 830.815, atau 39,94 persen.

Sedangkan penerima vaksin dosis 2, lanjutnya, sebanyak 206,305 orang atau 24,83 persen.

Baca Juga :   Pembangunan Taman MT Haryono Menjadi RTH Capai 50 Persen

“Di Jawa Tengah, tingkat pencapaian itu berada di tengah-tengah,” ujarnya lagi.

Ditambahkan, pelayanan vaksinasi saat ini dilayani di 26 Puskesmas dan tiga rumah sakit yang ditunjuk. Di mana, di setiap puskesmas ada dua tim vaksinasi yang rata-rata mampu melayani vaksinasi untuk 250 orang warga.

Sebagai langkah percepatan layanan vaksinasi, pihaknya sedang mengkaji untuk kemungkinan menggandeng fasilitas Kesehatan swasta.

Sehingga nantinya akan terdapat sentra pelayanan vaksinasi yang digunakan untuk melayani warga yang memiliki KTP Kabupaten Semarang dengan keperluan mendesak.

Ani menambahkan, pihaknya bekerja sama dengan Dinas Kominfo, merintis aplikasi pendaftaran vaksinasi secara  online. Sehingga warga akan lebih mudah mengikuti vaksinasi.

Saat ini, imbuh Ani, ada setidaknya sepuluh klinik kesehatan swasta yang dinilai layak menjadi tempat pelayanan vaksinasi. Pihaknya juga tengah menyiapkan Peraturan Bupati Semarang tentang pemberian insentif khusus kepada fasilitas kesehatan swasta yang terlibat vaksinasi Covid-19. (*)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here