Waspadai Hoaks Penawaran Sepeda motor, Mengatasnamakan Bupati Wonosobo

Waspadai Hoaks Penawaran Sepeda motor, Mengatasnamakan Bupati Wonosobo
Foto: Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat/jatengprov.go.id

Wonosobo, Suryamedia.id – Telah beredar kabar bohong (hoaks) yang mengatasnamakan bupati Wonosobo Afif Nurhidayat, terkait tentang penawaran sepeda motor. Diketahui, kabar bohong tersebut, telah beredar luas di kanal media sosial Facebook.

Bahkan, bupati mengaku bahwa ia masih menemuka kiriman pesan tersebut. Adapun motor yang ditawarkan adalah jenis matic dengan harga yang cukup mahal.

“Sampai kemarin sore saya masih menerima kiriman pesan, yang menyebut ada oknum mengatasnamakan bupati. Seolah-olah saya makelar yang menawarkan sepeda motor jenis matic dengan harga cukup mahal kepada masyarakat,” ungkap Bupati Afif, di kantor Dinas Komunikasi dan Informatika Wonosobo, beberapa hari lalu.

Afif khawatir, informasi sepihak tersebut ditangkap mentah-mentah oleh publik, sehingga berpotensi jatuh korban dengan kerugian materi tidak sedikit. Bupati pun menginstruksikan Dinas Kominfo sebagai perangkat daerah yang membidangi informasi dan IT, untuk lebih aktif menangkal publikasi menyesatkan dan menjurus kriminal tersebut, serta menyosialisasikan keberadaan kanal aduan Lapor Bupati sebagai media aduan dan keluhan masyarakat kepada pemerintah.

Baca Juga :   Yoghurt Berbahan Baku Rempah-Rempah, Tambah Imun Pasien Covid-19

“Manfaatkan juga jaringan kerja sama dengan media-media cetak maupun online, hingga media sosial yang memang memiliki pengikut (follower) besar untuk diseminasi informasi sampai ke desa-desa. Sehingga masyarakat Wonosobo lebih melek terhadap berita-berita seputar kinerja pemerintahan,” tegas Afif.

Dengan adanya pemberitaan dari sumber yang terpercaya, maka akan diterima dengan baik oleh masyarakat.

Menanggapi arahan bupati, Kepala Diskominfo Wonosobo, Eko Suryantoro, menyebut pihaknya berupaya maksimal untuk membendung maraknya narasi-narasi hoaks, dengan memanfaatkan berbagai kanal yang ada. Seperti media cetak, radio, dan siaran TV daring (streaming), serta media sosial resmi pemerintahan.

Menurut Eko, masyarakat kini sudah dapat memanfaatkan layanan aduan, baik melalui kanal Lapor Bupati, Lapor Gubernur, dan kanal SP4N Lapor apabila memiliki keluhan terkait layanan publik maupun fasilitas umum di sekitar mereka.

“Kami juga telah mengoperasikan layanan panggilan darurat call center 112, yang dapat diakses 24 jam, dan akan merespons cepat apapun kondisi yang diadukan publik,” lanjut Eko. (*)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here