Satpol PP Semarang Telah Amankan 300 Manusia Silver dalam Setahun Terakhir

Satpol PP Semarang Telah Amankan 300 Manusia Silver dalam Setahun Terakhir
Foto: Kepala Satpol PP Kota Semarang, Fajar Purwoto/semarangkota.go.id

Semarang, Suryamedia.id – Sebanyak 300 manusia silver di kota Semarang, diamankan Satpol PP Kota Semarang dalam setahun terakhir. Manusia silver ini dinilai meresahkan masyarakat dan seringkali mengganggu para pengguna jalan.

Kepala Satpol PP Kota Semarang, Fajar Purwoto mengatakan penertiban dan penindakan tersebut mengacu pada penegakan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 5 Tahun 2014. Namun karena belum adanya tempat sosial atau rumah singgah, Fajar mengakui banyak dari mereka yang sering kembali ke jalan.

Ia juga mengungkapkan bahwa selama masa pandemi, jumlah pengemis gelandangan dan orang terlantar ( PGOT) di kota Semarang meningkat. Rata-rata mereka berasal dari luar kota Semarang.

Penindakan terhadap PGOT pun dilakukan secara tegas namun humanis. Hanya saja, pemkot belum memiliki tempat singgah bagi mereka.

Semarang ini sebenarnya adalah kota bersih Se Asia Tenggara, penindakan perda kita lakukan dengan tegas namun humanis. Sayangnya belum adanya tempat singgah, banyak dari mereka kembali lagi ke jalan,”kataanya.

Setelah tertangkap, PGOT dan manusia silver dibina di kantor Satpol PP. Kemudian diminta untuk menandatangani surat pernyataan untuk tidak lagi kembali ke jalan. Fajar menambahkan akan melakukan koordinasi dengan Dinas Sosial, agar bisa menyiapkan tempat rehabilitasi.

Baca Juga :   Walkot Semarang Minta Pelaku Usaha Disiplin PPKM

“Kedepan kita koordinasikan ke Dinsos, agar menyiapkan tempat rehabilitasi. Memang beberapa kali kita temui manusia silver yang pensiunan, namun kita tegaskan kita tidak tebang pilih,”bebernya. (*)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here