Akan Jadi Ikon Baru Semarang, Patung Bung Karno di Polder Tawang Sudah Diresmikan

Akan Jadi Ikon Baru Semarang, Patung Bung Karno di Polder Tawang Sudah Diresmikan
Foto: Patung Soekarno atau Bung Karno yang dibangun oleh PT KAI di Polder Tawang sudah diresmikan/semarangkota.go.id

Semarang, Suryamedia.idPatung Bung Karno di Polder Tawang yang dibangun oleh PT KAI sudah diresmikan. Patung tersebut menjadi ikon baru kota Semarang.

Peresmian pun dilakukan oleh ahli waris dari keluarga Bung Karno, yakni Megawati Soekarno Putri yang hadir secara virtual.

Pembangunan patung dengan tinggi 18,5 meter itu pun mendapat apresiasi dari Walikota Semarang, Hendrar Prihadi yang turut hadir dalam peresmian patung Soekarno.

Hendi pun menyampaikan ungkapan terimakasihnya kepada seluruh pihak yang terlibat, terutama PT KAI yang sudah membangun patung Bung Karno, yang merupakan patung tertinggi di dunia.

Pihaknya berharap dengan dibangunnya patung soekarno di kawasan Kota Lama bisa menjadi daya tarik pariwisata di Kota Semarang, sehingga perekonomian terutama sektor wisata bisa kembali bangkit.

“Kami ucapkan terimakasih kepada seluruh keluarga besar PT KAI, yang sudah mewujudkan pembangunan patung bung Karno di Kota Semarang. Patung ini akan melengkapi estetika Kota Semarang yang terus kita kembangkan untuk menjadi tempat yang menarik untuk berwisata,” katanya.

Baca Juga :   Jumlah PGOT di Kota Semarang Semakin Meningkat

Wali kota Semarang itu pun menambahkan bahwa pembangunan patung bung Karno menjadi tanda bahwa Indonesia pernah mempunyai presiden yang memiliki ajaran ideologi yang sangat relevan dengan kemajuan Indonesia.

Monument yang berdiri di Poldes Tawang tersebut, merupakan patung ke empat bung Karno yang telah dibangun di kota Semarang.

“Yang paling penting adalah figur Bung Karno sebagai Founding Father Indonesia yang telah meletakan fondasi pembangunan negara serta ajaran ideologi yang sangat relevan dan besar pengaruhnya untuk kemajuan Indonesia,” jelasnya.

Tiga patung lainnya berada di Jalan S Parman yang dibangun tahun 2014, Jalan Soekarno Hatta yang dibangun tahun 2015 dan di flyover Kalibanteng yang dibangun tahun 2018.

Sementara itu, Kepala Daerah Operasi (Daop) Empat Semarang, Wisnu Pramudyo berharap dengan dibangunnya patung Soekarno bisa menjadi ikon baru Kora Semarang. Patung ini juga bisa menjadi penyemangat para generasi muda dalam menghadapi kehidupan, khususnya selama pandemi Covid-19.  (*)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here