Wisata Petualangan Alam Baru di Kabupaten Magelang

Wisata Petualangan Alam Baru di Kabupaten Magelang
Foto: Wisata alam Lembah Tapal Batas Mesir di Kabupaten Magelang/beritamagelang.id/

Magelang, Suryamedia.idWisata alam Lembah Tapal Batas Mesir di Kabupaten Magelang, tawarkan sensasi petualangan baru di masa pandemi Covid-19. Sensasi wisata tersebut dengan memadukan Jeep Adventure, resto dan kedai kopi.

Wisata ini pun telah dibuka secara simbolis oleh Kepala Disparpora Kabupaten Magelang melalui Kabid Pemasaran Dan Kelembagaan Gunawan Andi, Sabtu (2/10).

Wisata yang dikelola oleh para pemuda kreatif di Kricaan Mesir ini, akan menyajikan jalur off-road yang ekstrim dan juga menyenangkan.

“Di sini ada jalur off-road ekstrim dan fun. Semuanya menyusuri sungai Krasak,” kata Deni, ketua pengelola Lembah Tapal Batas Mesir, Minggu (3/10).

Berlokasi di perbatasan Magelang- Yogyakarta sekaligus menjadi rute wisata baru di jalur menuju Candi Borobudur.

Sejumlah personil dari Dinas Pariwisata Pemuda Dan Olahraga Kabupaten Magelang, Ketua Forum DTW Kabupaten Magelang, Komunitas Wisata Pesona Magelang, Komunitas Explore Magelang Selatan dan Komunitas Offroader di Kabupaten Magelang telah mencoba rute wisata anyar ini.

“Alhamdulillah kegiatan berjalan lancar, dan untuk kapasitas maksimum di tempat kami dapat menampung sebanyak 5 bis besar,” lanjut Deni.

Baca Juga :   Permudah Pengusaha Urus Izin Usaha dengan OSS

Ketua Forum DTW Kabupaten Magelang, Edwar Alfian memberikan apresiasi kepada panitia dan pemuda setempat yang sudah berinisiatif membuat wisata alam Lembah Tapal Batas Mesir.

Menurutnya destinasi ini nantinya akan menjadi pintu gerbang pariwisata Jawa Tengah di Magelang karena lokasinya ada di perbatasan Magelang-Jogja. Sehingga keberadaanya harus terus diperkuat agar potensi wisata di perbatasan wilayah semakin berdaya saing. Hal itu juga membuka harapan pelaku wisata di kawasan perbatasan Magelang untuk kembali bergeliat.

“Yang menarik di sini adalah adanya kuliner khas berupa olahan kambing dan minuman kopi yang asli berasal dari masyarakat sekitar. Namanya Kopi Tugu Ireng,” lanjut Edward.

Selain kuliner, menurut Edward, track Jeep yang disuguhkan juga menarik karena dapat secara penuh menyusuri aliran Sungai Krasak, tidak hanya menyeberang sungai.

Ia berharap, Wisata Alam Lembah Tapal Batas Mesir nantinya dapat mewarnai serta menjadi alternatif pariwisata ketika Borobudur sudah kembali ramai. Karena menurutnya Kabupaten Magelang harus banyak menyediakan alternatif wisata, mengingat Candi Borobudur saat ini hanya dapat dikunjungi secara terbatas.

Baca Juga :   Dinas Pariwisata Yogyakarta Promosikan Potensi Wisata dengan Famtrip

“Menariknya, track Jeep ini bisa full menyusuri sungai Krasak. dan finishnya nanti berada di Gerojogan Mesir Sungai Krasak, ini menarik,” pungkasnya. (*)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here