Taman Hutan Raya Surabaya Siap Dibuka dengan Prokes Ketat

Taman Hutan Raya Surabaya Siap Dibuka dengan Prokes Ketat
Foto: Foto: Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Surabaya, menyatakan kesiapannya membuka Taman Hutan Raya (Tahura) dan Kebun Raya Mangrove (KRM) dengan protokol kesehatan (Prokes) ketat/surabaya.go.id

Surabaya, Suryamedia.idTaman Hutan Raya (Tahura) dan Kebun Raya Mangrove (KRM) di Surabaya siap dibuka dengan menerapkan protokol Kesehatan secara ketat.

Hal ini dinyatakan oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Surabaya. Sedangkan, DKPP masih menunggu QR Code PeduliLindugi dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) serta regulasi dari Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri).

Kepala DKPP Kota Surabaya, Yanuar Herlambang menyatakan, bahwa SOP protokol kesehatan di KRM maupun Tahura sudah siap. Bahkan sebelumnya, sudah pernah dilakukan asesmen oleh Satgas Covid-19 Surabaya. “Kami masih tunggu QR Codenya PeduliLindungi. Beberapa hari sudah buat surat pengajuan,” kata Herlambang, Rabu (6/10/ 2021).

Ia juga mengungkapkan, sebenarnya SOP protokol kesehatan di KRM maupun Tahura sudah lama dipersiapkan. Apalagi, sebelum adanya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), KRM juga sudah pernah dilakukan buka tutup.

“Selama ini kita sudah menerapkan Prokes, kan pernah buka tutup juga. Itu sudah pernah diasesmen (Satgas Covid-19), kapasitas (KRM) kita sekitar 300an (pengunjung),” katanya.

Baca Juga :   Pemkot Surabaya Terapkan PTM 25 Persen

Oleh karenanya, Herlambang kembali memastikan, bahwa seluruh kesiapan protokol kesehatan di KRM dan Tahura sudah matang. Maka, ketika regulasi Inmendagri beserta QR Code PeduliLindungi turun, pembukaan KRM dan Tahura bisa langsung dilakukan.

“Kalau buka ya (Prokes sudah) matang, bisa buka kalau PeduliLindunginya dapat. Nunggu regulasi (Inmendagri) juga. Sabar dulu, supaya sama-sama aman,” jelasnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini