Polisi Selidiki Dugaan Kelalaian Vendor Atas Meninggalnya 5 Pekerja di Gorong-Gorong

Polisi Selidiki Dugaan Kelalaian Vendor Atas Meninggalnya 5 Pekerja di Gorong-Gorong
Foto: Pengangkatan jenazah akibat keracunan gas di lubang kabel optik Telkom di Cipondoh/PMJ News

Suryamedia.id – Terkait kasus meninggalnya 5 pekerja dalam gorong-gorong di Taman Royal, Cipondoh, kini polisi menyelidiki dugaan adanya kelalaian vendor terkait insiden tersebut.

“Kami masih menyelidiki yang arahnya kesana, yang memberikan pekerjaan, apakah memang ada pengawasan dalam proses pekerjaannya atau tidak,” kata Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Deonijiu de Fatima, Senin (11/10/ 2021).

Kapolres Metro Tangerang juga menyebut bahwa pihaknya juga mendalami surat perjanjian kerja antara vendor dan juga PT Telkom terkait dengan pengerjaan proyek tersebut. Sehingga pihaknya dapat mengetahui pihak yang harus bertanggungjawab secara penuh dalam kasus ini.

Juga telah dilakukan autopsy kepada para korban yang merupakan kelima pekerja yang meninggal di gorong-gorong Taman Royal.

“Kemudian, untuk para korban juga kan sudah dibawa ke rumah sakit untuk pelaksanaan proses autopsi. Keluarga juga sudah ada yang mengambil (jenazah) dan memakamkannya,” terangnya.

Sebelumnya diberitakan, tim Puslabfor Polri telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) terkait kasus kematian lima orang dalam gorong-gorong di Jalan Permata Raya, Kecamatan Cipondoh, Tangerang, Banten.

Baca Juga :   News Grafis : Ridwan Kamil Usul Penerapan PPKM Mikro

Hasilnya, ditemukan adanya kandungan gas berbahaya yang bercampur air di dalam gorong-gorong tersebut.

“Sementara hasil yang ditemukan adalah gas berbahaya,” kata Kasubid Toksikologi Lingkungan Puslabfor Bareskrim Polri, Kompol Faizal Rachmad, Jumat (8/10/ 2021). (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here