Ganjar Dorong Percepatan Vaksinasi di Grobogan

Ganjar Dorong Percepatan Vaksinasi di Grobogan
Foto: Rabu (13/10/2021) Ganjar berkunjung ke Grobogan untuk memantau percepatan vaksinasi di sana/jatengprov.go.id

Grobogan, Suryamedia.id – Capaian vaksinasi di Grobogan masih rendah yaitu berada pada angka di bawah 50 persen. Hal tersebut pun mendapatkan perhatian serius Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.

Ganjar pun meminta pemkab Grobogan untuk melakukan percepatan. Ia juga terjun langsung untuk memantau percepatan vaksinasi tersebut.

Rabu (13/10/ 2021) Ganjar berkunjung ke Grobogan untuk memantau percepatan vaksinasi disana. Lokasi yang didatangi adalah program vaksinasi masal di Balai Desa Lajer, dan vaksinasi mobil keliling di SDN 1 Lajer. Di tempat itu, Ganjar melihat antusiasme masyarakat begitu tinggi untuk mengikuti program vaksinasi.

Grobogan ini penduduknya banyak, hampir 1,5 juta jiwa. Namun vaksinasinya masih cukup rendah. Makanya saya ingin memastikan ada percepatan,” katanya.

Ganjar optimis percepatan vaksinasi di Grobogan bisa tercapai. Sebab, ia melihat masyarakatnya sangat antusias dan tidak memilih jenis vaksin.

“Kalau di daerah lain minta Pak saya Sinovac saja. Kalau di Grobogan ini apa saja mau dan bisa terima. Masyarakatnya oke, kasepuhan juga antusias. Maka semangat ini yang harus kita dorong,” jelasnya.

Baca Juga :   Ganjar Ubah Pola Vaksinasi Covid-19 Terhadap Lansia

Ganjar juga mengapresiasi langkah Pemkab Grobogan yang melaksanakan vaksinasi sampai ke desa-desa. Mulai balai desa, puskesmas dan lainnya. Dengan cara seperti itu, percepatan pasti bisa dilakukan.

Ia juga mengungkapkan, pihaknya akan membantu untuk mencapai target 50 persen tersebut.

“Nanti kita bantu agar segera mencapai target 50 persen. Sehingga, levelingnya yang sudah bagus tidak naik hanya karena suntikannya kurang. Tugas saya nanti komunikasi ke Menkes agar daerah dengan jumlah penduduk besar seperti Grobogan ini, mendapat alokasi yang lebih banyak,” pungkasnya.

Sementara itu, Bupati Grobogan Sri Sumarni mengatakan, vaksinasi dosis pertama di Grobogan saat ini baru mencapai 36,96 persen. Sementara dosis kedua, baru mencapai 15,69 persen.

“Kalau mau mengejar target 50 persen masih jauh, soalnya penduduk kami di sini hampir 1,5 juta. Makanya saya selalu minta diperhatikan, kalau pembagiannya tidak proporsional kita akan ketinggalan terus,” katanya.

Ia membenarkan, masyarakat Grobogan antusias untuk divaksin. Mereka siap divaksin apa saja jenisnya tanpa mempersoalkan seperti di daerah lain.

Baca Juga :   Hindari Lonjakan Kasus Covid-19, Warga Jateng Diimbau Tidak Mudik

Vaksin apa saja saya terima. Masyarakat Grobogan tidak menolak karena sangat antusias dan orangnya baik-baik,” pungkasnya. (*)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here