Pemkot Yogyakarta Gelar ‘Sekati YK ing Mal’

Pemkot Yogyakarta Gelar ‘Sekati YK ing Mal’
Foto: Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Yogyakarta Kadri Renggono dalam jumpa pers di Balai Kota Yogyakarta, Selasa (12/10/2021)/warta.jogjakota.go.id

Yogyakarta, Suryamedia.id – Sebagai langkah untuk Kembali membangkitkan perekonomian masyarakat di tengah pandemi Covid-19, pemerintah kota Yogyakarta menggelar pasar industri kreatif bertajuk Sekati YK ing Mal pada 13-18 Oktober 2021.

Kegiatan berlangsung di Malioboro Mal, Galeria Mal dan Lippo Plaza, dengan membawa semangat suasana peryaan Sekaten yang dulunya dimeriahkan dengan pasar malam.

“Kami akan menyelenggarakan agenda Sekati YK ing Mall. Kami ingin membawa spirit suasana Sekaten dengan kegiatan Sekati Yk ing Mall. Titik berat kami pada aspek ekonomi, budaya dan pariwisata,” kata Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Yogyakarta Kadri Renggono dalam jumpa pers di Balai Kota Yogyakarta, Selasa (12/10/ 2021).

Menurutnya suasana Sekaten selama ini sudah dikenal masyarakat salah satunya dengan penyelenggaraan pasar malam perayaan Sekaten. Dalam kegiatan itu dari aspek ekonomi, para pelaku UMKM mendapat kesempatan untuk menjual produknya. Tapi sejak dua tahun lalu kegiatan perayaan itu tidak diselenggarakan. Oleh sebab itu Pemkot Yogyakarta ingin mengembalikan suasana perayaan Sekaten dalam Sekati YK ing Mal.

Baca Juga :   Buka Penerbangan ke Ngloram, Bupati Blora Jalin Kerjasama dengan Citilink

“Prosesi Sekaten tetap masih ada dan diselenggarakan oleh Kraton Yogyakarta. Sekati lebih pada membawa spirit suasana Sekaten. Kami ucapan terima kasih kepada Kraton Yogyakarta terkait penamaan Sekati kami sudah konsultasikan,” paparnya.

Di samping itu Kadri menyatakan saat ini kondisi Covid-19 di Kota Yogyakarta sudah membaik dan dapat dikendalikan, sehingga diharapkan masyarakat bersama menjaga kondisi itu. Dengan kondisi itu ada upaya untuk mulai melonggarkan kegiatan masyarakat. Salah satunya kegiatan untuk membangkitkan ekonomi masyarakat, sehingga diadakan Sekati YK ing Mall.

“Kegiatan diadakan di mal karena ini penanda awal. Selama ini seperti yang kita ketahui mal sangat terbatas mobilisasinya. Maka kami berikan kesempatan mal bersama Pemkot Yogyakarta menyelenggarakan Sekati YK ing Mall,” ucap Kadri.

Dia menyebut Sekati berasal dari kata gamelan, sehingga akan ada gamelan yang akan ditampilkan dalam Sekati YK ing Mall. Selain itu, kegiatan Sekati YK ing Mall akan menampilkan pameran produk UMKM berupa fesyen, kerajinan dan kuliner, workshop serta pertunjukan tari.

Baca Juga :   Wali Kota Se-Indonesia Bersepeda Menikmati Keindahan Kota Yogyakarta

terdapat sekitar 40 UMKM yang akan tampil di Malioboro Mal, 20 UMKM di Galeria Mal dan 10 UMKM di Lippo Plaza. Dalam kegiatan itu juga akan ada layanan pendampingan pembuatan izin usaha nomor induk berusaha UMKM.

“UMKM yang terlibat sudah melalui kurasi. Pihak mal memberikan fasilitas area gratis untuk kegiatan Sekati YK Ing Mall. Kegiatan diadakan di Mall yang sudah menerapkan protokol kesehatan cukup ketat,” tambah Tri Karyadi.

Pihaknya menegaskan, meskipun Sekati berasal dari kata Gamelan tapi ada pembeda dengan Sekaten. Sekati yang akan diadakan dikreasikan menjadi industri kreatif dan identik dengan pertunjukan, bukan ritual. Nama Sekati, lanjutnya, juga sudah mendapatkan restu dari Kraton Yogyakarta.

“Dalam kegiatan Sekati YK ing Mall akan ada gunungan yang berisi produk UMKM. Ada juga kegiatan fesyen show para kepala OPD dan istri. Mereka wajib membeli produk- produk UMKM Kota Yogya dan diperagakan dalam fesyen show saat pembukaan Sekati YK ing Mall,” pungkasnya. (*)

 

Baca Juga :   Sambut HUT Yogyakarta, Pemkot Sajikan Foto Tempo Dulu

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here