Pria Dikubur Hidup-Hidup Lantaran Diduga Hendak Mencuri Sayur

Pria Dikubur Hidup-Hidup Lantaran Diduga Hendak Mencuri Sayur
Foto: Keterangan Kapolres Garut AKBP Wirdhanto Hadicaksono/PolresGarut

Suryamedia.id – Seorang pria asal Garut berinisial M (40) dikubur hidup-hidup lantaran terciduk akan mencuri sayur di gudang sayur.

Pembunuhan diketahui setelah adanya warga yang menemukan jasad korban terbungkus karung di kebun jagung.

Kapolres Garut AKBP Wirdhanto Hadicaksono mengungkapkan, sebelum dikubur dalam kondisi hidup, Maman sempat dianiaya belasan pelaku. Luka memar dan lebam pun terdapat di seluruh tubuh akibat penganiayaan tersebut.

“Akibat penganiayaan tersebut, korban mengalami luka memar lebam pada seluruh tubuh, kepala, dan wajah. Luka bacok pada pundak dan kedua kaki. Dan luka gorokan pada leher,” terang Kapolres kepada wartawan, Rabu (27/10/ 2021).

Polisi pun telah menetapkan 14 orang tersangka, yang telah melakukan penganiayaan hingga menyebabkan korban meninggal.

Para pelaku dijerat Pasal berlapis karena dianggap keji saat menghabisi nyawa korban. Mereka menggorok leher korban dengan golok dan menguburnya ketika Maman masih bernafas.

Kapolres melanjutkan, perbuatan sadis itu dilakukan para pelaku karena curiga pada korban. Para pelaku menuduh Maman sering mencuri.

Baca Juga :   News Grafis : Puan Laporkan Hasil Pencapaian SDGs Bersama IPU di Spanyol

“Alasan para tersangka melakukan perbuatan tersebut, diduga korban sering mencuri barang-barang milik warga dan untuk kejadian yang terakhir Selasa (12/10/ 2021),” tuturnya.

“Korban ketahuan diduga akan melakukan pencurian di gudang sayur milik warga, namun belum terjadi, baru percobaan,” sambung Wirdhanto.

Adapun 14 pelaku kini berstatus sebagai tersangka, antara lain adalah SF, BN, S, AF, IR, HB, IN, IRN, UM, I, Z, M, DT, dan AS.

Seluruh tersangka merupakan warga Kampung Sengklek, Desa Sindangsari, Kecamatan Cigedug, Kabupaten Garut.

“Atas perbuatannya, para tersangka dijerat pasal 340, 338, 170 ayat 1, 2 ke 3e, dan 351 ayat 3 KUHP,” tandas Kapolres. (*)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here