Anak di Bawah Usia 12 Tahun Tak Diperbolehkan Masuki Wisata Ketep Pass

Anak di Bawah Usia 12 Tahun Tak Diperbolehkan Masuki Wisata Ketep Pass
Foto: Seorang pengunjung Ketep Pass saat diminta oleh petugas untuk scan barcode aplikasi PeduliLindungi/beritamagelang.id/

Magelang, Suryamedia.id – Bagi wisatawan yang akan memasuki objek wisata Ketep Pass, diwajibkan untuk check-in aplikasi PeduliLindungi atau dengan menunjukkan kartu vaksin.

Pada hari pertama ujicoba pembukaan di masa PPKM pada (29/10), ratusan pengunjung pun mendatangi objek wisata tersebut. Namun, banyak pengunjung yang terpaksa harus putar balik lantaran tak memenuhi syarat memasuki objek wisata.

“Dengan terpaksa saya mohon maaf, banyak yang kita tolak masuk dan harus putar balik karena mereka tidak memenuhi syarat masuk ke objek wisata,” ujar Direktur BPOW Ketep Pass, Mul Budi Santoso di kantornya, Jumat (29/10).

Adapun syarat yang harus dipenuhi para pengunjung adalah dengan melakukan check-in aplikasi PeduliLindungi atau dengan menunjukkan kartu vaksin. Selain itu, juga ada syarat tidak diperbolehkannya anak di bawah usia 12 tahun memasuki Kawasan wisata tersebut.

“Karena Kabupaten Magelang masih di level III, maka persyaratan masuk objek wisata cukup ketat, anak usia di bawah 12 tahun belum diperbolehkan masuk karena belum divaksin,” katanya.

Baca Juga :   112 Tenaga Kerja Siap Pakai Ikuti Pelatihan Dinperinaker Temanggung

Mul Budi menambahkan, wisatawan yang datang berkunjung mencapai sebanyak 200 orang. Hal itu bisa diketahui dalam scan barcode QR PeduliLindungi. Sedangkan yang diputarbalik juga cukup banyak. Mereka merupakan wisatawan yang datang bersama rombongan keluarga. Ada yang datang dari Lampung, Kudus, Semarang, Yogyakarta dan kota-kota lain. Ia pun memaklumi bila ada wisatawan yang tidak suka dengan aturan semacam ini.

“Tadi ada yang marah-marah karena tidak bisa masuk gara-gara dalam rombongan ada anak di bawah usia 12 tahun. Mau bagaimana lagi, kita harus tegas dan taat aturan,” tegasnya.

Ia menekankan, selama masa uji coba, pihaknya harus menerapkan aturan protokol kesehatan secara ketat. Pengunjung wajib memiliki aplikasi PeduliLindungi dan melakukan scan barcode. Bagi yang tidak memiliki smartphone, maka bisa menggunakan kartu vaksin yang akan disesuaikan dengan identitas pemilik. Mereka juga harus dicek suhu tubuhnya.

Jumlah pengunjung juga dibatasi hanya 25 persen dari kapasitas. Maka kapasitas pengunjung yang boleh datang maksimal 1.500 orang dari kuota sebanyak 6.000. Jumlah itu sudah termasuk karyawan dan pedagang.

Baca Juga :   Satlantas Boyolali Kirimi Surat Kepada 13 Pelanggar Lalin

Jam operasional dari pukul 08.00-15.00 WIB. Dalam satu pekan ada satu hari libur, yakni Senin. Saat hari libur maka digunakan untuk penyemprotan disinfektan di seluruh area objek wisata.

“Hal itu kita lakukan untuk menambah kenyamanan dan keamanan pengunjung,” ucapnya.

Harga tiket masuk tidak ada perubahan, masih tetap sama, untuk weekday sebesar Rp10.500, sedangkan weekend Rp12.500.

BPOW Ketep Pass menjadi salah satu dari 40 taman rekreasi di Indonesia yang sudah diperbolehkan untuk uji coba buka kembali. Uji coba pembukaan kembali berdasarkan SE Kemenparekraf RI Nomor: SE/31/IL04.00/DII/ 2021 tanggal 25 Oktober 2021. Ketep Pass lolos audit dengan nilai memuaskan untuk sertifikat CHSE. (*)

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini