Kain Ecoprint Diminati Para Pecinta Fesyen

Kain Ecoprint Diminati Para Pecinta Fesyen
Foto: Ita Syarifah saat menunjukkan Kain Ecoprint Corak Alam miliknya/beritamagelang.id

Magelang, Suryamedia.id – Motif unik yang dihasilkan dari kain ecoprint, menarik perhatian masyarakat terutama dalam dunia fesyen.

Untuk memenuhi pasaran yang dibutuhkan konsumen, Kelompok PKK Desa Paremono terus berupaya mengembangkan usaha kain ecoprint.

Ita Syarifah, salah satu pembuat kain ecoprint Corak Alam asal Dusun Paremono, Desa Paremono Kecamatan Mungkid menjelaskan kain ecoprint bukan termasuk kategori batik.

“Kalau masuk jenis batik, saya rasa bukan ya. Karena dalam pembuatannya tidak ada proses nyanting dan nglorot seperti yang biasanya dilakukan pada kain batik,” kata Ita saat ditemui di rumahnya.

Namun yang terjadi, menurutnya, masyarakat sudah terlanjur menginstilahkan kain ecoprint tersebut dengan sebutan batik ecoprint.

Dirinya menjelaskan, dalam pembuatan kain ecoprint harus melalui tiga tahap. Pertama, scouring, yaitu proses menghilangkan zat kimia dalam kain sehingga dapat menyerap motif dan warna secara sempurna.

“Selanjutnya adalah proses mordanting. Daam proses ini nanti yang menentukan mau jadi warna apa, gelap atau terang itu di proses ini,” lanjutnya.

Baca Juga :   Pencarian Korban Hilang Terseret Banjir Lahar Hujan Terus Dilakukan

Ketiga, adalah proses printing yaitu dengan memberikan gambar menggunakan daun, yang tujuannya membuat motif di dalam kain tersebut. Bahkan untuk bahan pewarna menggunakan bahan alam seperti daun, tangkai dan lain sebagainya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini