2022, Disdikbud Batang Buka 810 Formasi PPPK

2022, Disdikbud Batang Buka 810 Formasi PPPK
Foto: Ketua PGRI Kabupaten Batang, M Arief Rohman/www.batangkab.go.id/

Batang, Suryamedia.id – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan ( Disdikbud) Kabupaten Batang membuka 810 Formasi PPPK tahun 2022.

Pembukaan formasi ini merupakan kesempatan yang diberikan kepada para guru yang belum lolos tes Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) di tahun 2021.

Formasi ini terdiri dari 675 formasi guru SD untuk Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan (PJOK) dan guru kelas serta 135 formasi untuk guru SMP.

Ketua PGRI Kabupaten Batang, M Arief Rohman mengatakan, untuk penggajian para guru P3K nantinya berasal dari APBD Kabupaten Batang.

“Diperkirakan Pemkab Batang akan menyiapkan dana sebesar Rp2,4 miliar untuk menggaji 810 guru P3K untuk tahun 2022. Nantinya guru P3K akan menerima gaji sebesar Rp3 juta tiap bulannya,” katanya, saat ditemui di SMPN 1 Kabupaten Batang, Senin (22/11/ 2021).

Ia mengakui, di beberapa daerah yang terlanjur mengusulkan formasi P3K hingga ribuan guru, sampai sekarang masih mengalami kebingungan untuk penggajian.

“Ada beberapa daerah setelah dilakukan penghitungan anggaran, ternyata hanya cukup untuk menggaji sampai beberapa bulan saja,” ungkapnya.

Baca Juga :   Tekan Angka Covid-19, Layanan Dindukcapil Demak Beralih Online

Ia berkeyakinan, jika sistem penggajiannya berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah ( APBD), untuk daerah lain akan mengurangi kuota formasi guru P3K di tahun 2022.

“Kalau untuk guru P3K di Batang sudah dilakukan penghitungan, jadi sudah pasti cukup,” tegasnya.

Ia mengharapkan, ketika para guru yang akan mengikuti tes P3K tahun 2022, dapat memenuhi nilai ambang batas.

“Selama ini kami berupaya memenuhi hak-hak dan kesejahteraan para guru untuk menjadi Aparatur Sipil Negara ( ASN). Mulai sekarang berlatih dan belajar agar lolos seleksi formasi guru P3K tahun 2022,” jelasnya.

Kepala Disdikbud Batang, Achmad Taufiq mengutarakan, 810 formasi untuk guru P3K dipastikan terlaksana karena sudah mendapatkan persetujuan dari Tim Anggaran Pendapatan Daerah (TAPD).

“Jujur saja, bagi daerah yang sudah terlanjur mengajukan formasi hingga ribuan guru untuk menjadi P3K, itu tidak memperhitungkan sistem penggajiannya. Tapi untuk Kabupaten Batang, insyaallah sudah dipastikan karena sistem penggajiannya sudah diperhitungkan oleh TAPD,” ujar dia.

Ia mengharapkan, seluruh guru di Kabupaten Batang terekrut menjadi P3K. (*)

Baca Juga :   Pasar Seni dan Budaya Balekambang 2021 Terbuka Untuk Umum

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here