99 WNI di Ukraina Berhasil Dievakuasi Ke Lokasi Aman

99 WNI di Ukraina Berhasil Dievakuasi Ke Lokasi Aman
Foto: WNI yang berhasil dievakuasi dari Ukraina/Twitter @Kemlu_RI

Suryamedia.id – Menteri Luar Negeri RI, Retno Marsudi mengungkapkan bahwa sebanyak 99 warga negara Indonesia ( WNI) yang berada di Ukraina berhasil dievakuasi.

99 WNI tersebut berhasil dievakuasi ke Polandia dan Rumania. Sebagaimana disampaikan oleh Menlu dalam konferensi pers via daring pada Selasa (1/3/2022).

“Jumlah total yang telah berada di luar Ukraina adalah 99 warga negara Indonesia dan 5 warga negara asing keluarga dari WNI kita,” jelas Retno.

Diketahui saat ini, para WNI sudah dinyatakan berada dalam dua titik aman, yaitu Bucharest, Rumania dan Rzeszow, Polandia. Mereka telah menempuh jalur evakuasi dengan bergerak dari perbatasan Rumania-Moldova pada Sabtu (26/2/2022).

Kemudian, lanjut Retno, pada Minggu (27/2/2022) waktu setempat, sebanyak 25 warga Indonesia yang tinggal di Odessa, Ukraina berhasil diboyong ke Bucharest, Rumania dengan menempuh 35 jam perjalanan dengan bus.

Kemudian pada Senin (28/2), tim evakuasi juga berhasil menyelamatkan 6 WNI dan 1 WNA, yang merupakan keluarga dari salah satu warga Indonesia, dari Lviv ke Polandia.

Baca Juga :   2 Pekan Terakhir, Kasus Covid-19 Didominasi Tanpa Gejala

Adapun 59 WNI dan 1 WNA dari Kiev juga berhasil diseberangkan ke Rumania pada Senin (28/2/2022) pada pukul 22.00 waktu setempat atau pada Selasa (1/3/2022) pukul 03.00 WIB.

Berdasarkan keterangannya, setelah semua WNI di Ukraina berhasil dievakuasi, selanjutnya akan dipulangkan ke Indonesia.

“Setelah evacuee (WNI yang dievakuasi) berada aman di dua titik tersebut maka langkah selanjutnya penjemputan dengan pesawat untuk kembali ke Indonesia,” kata Retno.

Rencana penjemputan WNI untuk kembali ke tanah air masih terus dibicarakan, sejauh ini belum ada kepastian waktu kapan mereka akan diangkut.

Retno melanjutkan, masih ada empat WNI yang di Kharkiv dan sembilan WNI di Cherniky. Mereka belum bisa dievakuasi lantaran pertempuran darat masih terus terjadi. (*)

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini