BRT Semarang Akan Terapkan Layanan Malam

BRT Semarang Akan Terapkan Layanan Malam
Foto: BRT Semarang Akan Terapkan Layanan Malam/semarangkota.go.id

Semarang, Suryamedia.id – Operasional BRT Semarang akan menerapkan layanan malam pada koridor I, yang akan diperpanjang pada pukul 18.00-23.00.

Berdasarkan keterangan dari BLU UPTD Trans Semarang, Hendrix Setiawan, bahwa layanan mala mini akan diterapkan pada rute dari Terminal Mangkang-Simpang Lima (PP) dengan menggunakan empat armada.

Hendrix menyatakan bahwa layanan malam ini ditujukan guna menunjang operasional dari terminal Mangkang. Pasalnya, saat ini bus AKDP dan AKAP sudah mulai masuk terminal. Sehingga diharapkan masyarakat yang akan melanjutkan perjalanan dengan bus dari Terminal Mangkang bisa terakomodir.

“Kita sudah bertemu dengan kepala terminal Mangkang, mereka meminta kami menambah jam operasional untuk mendukung terminal dan mengakomodir penumpang,” kata Hendrix, Minggu (13/3/2022).

Operasional layanan mala mini, akan menggunakan armada bus medium atau yang lebih kecil. Hal ini tentunya berbeda dengan layanan Ketika siang, yang menggunakan armada bus besar.

Terkait dengan anggaran yang digunakan adalah anggaran swakelola seperti yang digunakan pada koridor bandara malam. “Sementara ini koridor bandara malam masih belum beroperasional karena operasional bandara hanya sampai pukul 18.00,” tambahnya.

Baca Juga :   Bapenda Semarang Wajibkan Kos Lebih dari 10 Kamar Dikenakan Bayar Pajak

Saat ini, lanjut Hendrix, pihaknya akan melakukan koordinasi dengan Kepala Terminal Tipe A Mangkang untuk realisasi operasional layanan malam tersebut. Namun yang jelas, dari segi sarana, prasarana hingga infrastruktur sudah dipersiapkan dengan baik.

“Nanti akan kita koordinasikan lagi operasionalnya, mungkin dalam waktu dekat,” ucapnya

Sementara itu, Kepala Terminal Tipe A Mangkang, Reno A Pribadi menambahkan jika rute malam ini sengaja diusulkan olehnya untuk bisa mengakomodir masyarakat dari dan ke terminal Mangkang menuju tentang kota.

“Banyak penumpang bus luar kota yang turun di terminal mengeluh kalau setelah jam 19.00 malam tidak ada angkutan umum, untuk itu kita berkordinasi dengan Trans Semarang agar menambah armada malam,” jelas Reno.

Reno menyebut saat ini Terminal Mangkang sudah mulai ramai semenjak ada aturan yang mewajibkan bus untuk masuk ke dalam terminal dan tidak diperkenankan mengambil penumpang di agen bus. Tak hanya itu, saat ini juga sudah mulai banyak agen bus yang dulunya ada di Jalan Siliwangi, saat ini masuk ke dalam Terminal Mangkang.

Baca Juga :   Harga Telur Turun, Pemprov Jateng Lakukan Gerakan Peduli Peternak

“Sambil jalan nanti kita lihat kurangnya apa dan akan dicarikan solusi, nah kalau nanti efektif bukan tidak mungkin kita minta adanya penambahan rute lain,” bebernya.

Menurutnya, dengan diberlakukannya koridor malam, maka tidak ada lagi alasan bagi agen bus untuk mengangkut penumpang di pinggir jalan.

“Nanti tidak ada alasan lagi agen dan bus mengangkut penumpang, karena sudah disediakan transportasi malam,” pungkasnya. (*)

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini