23 Juta Pemudik Diperkirakan Masuk Jateng

23 Juta Pemudik Diperkirakan Masuk Jateng
Foto: Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo di sela-sela peringatan Hari kartini tahun 2022 tingkat Jateng, yang dipusatkan di Pendopo Drh Soepardi Komplek Pemkab Magelang, Kamis (21/4/2022)/beritamagelang.id

Magelang, Suryamedia.id – Pada lebaran Idulfitri 2022, sebanyak 23 juta pemudik diperkirakan memasuki wilayah Jawa Tengah.

Hal tersebut lantaran pemerintah memperbolehkan masyarakat untuk Kembali melaksanakan mudik lebaran, setelah 2 tahun dilarang. Meski dilarang, namun pemudik masih mencapai lebih dari 9 juta di tahun lalu.

“Tahun ini mungkin bisa lebih. Tapi kita pantau  dengan survey ringan dari pendaftar-pendaftar yang masuk ke penyelenggara mudik gratis. Yang bergerak di Jawa Tengah bisa sampai 23 juta,” demikian disampaikan Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo di sela-sela peringatan Hari kartini tahun 2022 tingkat Jateng, yang dipusatkan di Pendopo Drh Soepardi Komplek Pemkab Magelang, Kamis (21/4/2022).

Guna menghadapi terjadinya lonjakan pemudik tahun ini, Ganjar meminta kepada seluruh mitra perhubungan untuk siaga.

Ia juga mengimbau kepada para pemudik, untuk tidak menggunakan moda transportasi sepeda motor, guna menghindari terjadinya insiden di jalan.

“Untuk yang pakai motor lebih baik motornya di naikkan kapal, orangnya ikut mudik gratis,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kabupaten Magelang, Suhud Joko Prayitno mengatakan, pihaknya sudah melakukan berbagai pesiapan menjelang libur lebaran tahun 2022 ini. Dishub berencana mendirikan posko induk pada 25 April dan ditempatkan di Taman Anggrek Mendut. Posko ini akan didirikan selama 16 hari hingga 10 Mei.

Baca Juga :   News Grafis : Santunan Dampak Rel Ganda Solo-Semarang Disambut Antusias Warga Penerima

Posko induk itu akan menjadi pos pantau dengan melibatkan berbagai unsur seprti TNI, Polri, Dinkes, Satpol PP, BPBD, Damkar, PMI, orari, Rapi, Senkom dan DPU PR.

Dari posko ini nantinya bisa dipantau titik-titik yang rawan macet. “Jadi kalau ada kemacetan maka petugas akan langsung turun untuk mengurainya,” kata Suhud. (*)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini