Fakta Allo Bank yang Akan Undang Red Velvet dan NCT

Fakta Allo Bank yang Akan Undang Red Velvet dan NCT
Fakta Allo Bank yang Akan Undang Red Velvet dan NCT/digitalbank.id

Suryamedia.id – Allo Bank mendapat perhatian dari para netizen setelah berencana mengundang sejumlah artis Kpop Red Velvet dan NCT dalam gelaran festival musik.

Allo Bank merupakan perusahaan milik Chairul Tanjung dan merupakan salah satu anak perusahaan dari Mega Corp.

Lebih lanjut, berikut fakta-fakta mengenai Allo Bank.

Pertama, sering berganti nama. Bank ini berdiri pada tahun 1993. Pada awal pendiriannya, bank ini dinamai dengan Bank Arta Griya.

Namun kemudian pada tahun 1996 berubah nama menjadi Bank Harda Griya, hingga akhirnya kembali berganti menjadi Allo Bank.

Kedua, sudah melantai di bursa. Allo Bank yang sudah berdiri lebih dari 20 tahun, akhirnya bisa melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tahun 2015.

Ketiga, merupakan bagian dari Mega Corp. Allo Bank diakuisisi oleh Mega Corp pada tahun 2020. Akuisisi ini kemudian merubahnya dari nama Bank Harda Internasional menjadi Allo Bank.

Mega Corp sendiri merupakan anak perusahaan dari CT Corp milik Chairul Tanjung. Nilai akuisisi yang dilakukan mencapai Rp308 miliar.

Baca Juga :   News Grafis : 1222 Situs Investasi Trading Ilegal Diblokir

Alasan dari akuisisi Mega Corp adalah untuk menaikkan permodalan Allo Bank menjadi bank BUKU I dengan modal inti di atas Rp1 triliun. Saat dilakukan akuisisi, bank ini baru memiliki modal inti sebesar Rp300 miliar.

Keempat, akan menjadi bank yang memiliki aplikasi bank digital. Pada awal tahun 2022, Allo Bank mengumumkan rencananya untuk segera merilis aplikasi bank digitalnya dengan nama Allo Apps. Aplikasi tersebut akhirnya resmi diluncurkan pada tanggal 20 Mei 2022 nanti.

Allo Apps tidak hanya akan memberikan fasilitas layanan finansial perbankan, namun juga layanan hiburan.

Kelima, menjadi bank dengan pertumbuhan pesat. Saat ini, Allo Bank menjadi salah satu bank dengan pertumbuhan yang begitu pesat. Harga saham Allo Bank saat ini pun mencapai Rp5.300 per sahamnya. Tidak hanya itu, kapitalisasi pasar perusahaannya mencapai Rp115,17 triliun.

Diketahui Allo Bank telah berhasil membukukan pendapatan hingga Rp101 miliar pada tahun 2019 lalu. Allo Bank menargetkan Allo Apps akan mampu mendapatkan 1 juta pelanggan dalam satu minggu pertama setelah dirilis dan 10 juta pelanggan dalam satu tahun.

Baca Juga :   Pemerintah Imbau Perayaan Imlek Secara Sederhana

Demikian fakta-fakta mengenai Allo Bank. (*)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini