Hati-Hati! Ini Efek Bahaya Terlalu Banyak Makan Pedas

Hati-Hati! Ini Efek Bahaya Terlalu Banyak Makan Pedas
Hati-Hati! Ini Efek Bahaya Terlalu Banyak Makan Pedas /unsplash

Suryamedia.id – Makanan pedas memang sering kali lebih menggugah selera. Banyak masyarakat Indonesia yang terbiasa memasak dan makan hidangan pedas.

Makanan pedas juga terkadang dijadikan sebagai hidangan untuk menaikkan mood. Beberapa orang bahkan ada yang bisa memakan makanan dengan tingkat kepedasan di atas rata-rata.

Namun tahukah Anda, makan makanan pedas secara berlebihan ternyata juga menyimpan bahaya. Mengambil hikmah dari apa yang terjadi kepada Irfan Hakim beberapa waktu lalu, sebaiknya kita memberikan batasan seberapa banyak tingkat kepedasan yang bisa dimakan oleh tubuh Anda.

Berikut ini bahaya terlalu banyak makan pedas.

Pertama, nyeri perut. Apabila Anda memiliki maag, makan makanan pedas dapat memicu naiknya asam lambung.

Hal ini dikarenakan mengonsumsi cabai terlalu banyak bisa membuat dinding lambut iritasi dan memicu naiknya asam lambung secara cepat. Hal itulah yang menyebabkan perut terasa nyeri setelah mencicipi makanan pedas.

Kedua, mulas. Bagi beberapa orang, perut akan mulas setelah makan- makanan pedas. Penyebabnya adalah karena makan makanan pedas bisa mempercepat gerakan di usus yang memudahkan terjadinya diare.

Baca Juga :   Mengenal Hubungan Parasosial yang Terjadi Pada Kpop

Makanan yang pedas yang sampai di usus besar bisa membuat efek iritasinya langsung terasa dan tubuh akan mengirim lebih banyak air ke usus. Hal inilah yang menjadi penyebab feses mudah keluar dari usus besar.

Ketiga, gastritis atau maag akut. Makanan pedas yang terlalu banyak dikonsumsi bisa menyebabkan rapuhnya permukaan lambung, sehingga lambung menjadi mudah terluka.

Hal inilah yang dapat memicu terjadinya gastritis atau maag akut, akibat terjadinya peradangan pada lapisan lambung. Gejala maag akut yaitu mual, muntah, perut kembung, dan diare.

Keempat, refluks asam. Makanan pedas bisa memicu refluks asam, yaitu kondisi adanya aliran balik dari isi lambung ke kerongkongan.

Hal ini menjadi penyebab rasa panas seperti terbakar pada saluran kerongkongan. Refluks asam ini kemudian bisa memicu sindrom Gastroesophageal Reflux Disease (GERD), luka pada kerongkongan (esofagitis), dan atypical syndrome.

Kelima, mengurangi sensitivitas lidah. Bahaya lainnya makanan pedas berlebihan yaitu bisa mengurangi sensitivitas lidah dalam mengecap rasa, bahkan bisa membuat sensitivitas lidah berangsur hilang.

Baca Juga :   Aneka Resep Olahan Daging Sapi

Apabila sensitivitas berkurang, lidah pun tidak bisa berfungsi optimal untuk menentukan jumlah makanan pedas yang bisa ditolerir.

Keenam, insomnia. Makan pedas memberikan efek suhu tubuh akan meningkat. Oleh karena itu kita biasanya berkeringat setelah makan makanan pedas.

Berdasarkan studi yang dipublikasi di The International Journal of Psychology disebutkan bahwa bahaya makan pedas bisa melukai perut dan mengaktifkan hormon kimia yang bisa membuat kamu terjaga di malam hari.

Demikian bahaya terlalu banyak makan pedas.Meskipun Anda pecinta pedas, sebaiknya tetap perhatikan kesehatan dan batas toleransi tubuh Anda. Hal ini untuk menghindari efek buruk yang tidak diinginkan terjadi pada tubuh Anda. (*)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini