Mengenal Konsep Kaizen dari Jepang

Mengenal Konsep Kaizen dari Jepang
Mengenal Konsep Kaizen dari Jepang/unsplash.com

Suryamedia.id – Filosofi hidup orang Jepang memang banyak ditiru dan dijadikan conton dalam kehidupan, salah satunya konsep Kaizen.

Konsep Kaizen dikembangkan sekitar tahun 1950-an. Kata kaizen memiliki arti untuk perbaikan, perubahan menjadi lebih baik, atau perbaikan yang berkelanjutan.

Kaizen tidak menuntut seseorang untuk melakukan perubahan yang besar dan revolusioner, namun perubahan yang kecil yang spesifik namun secara terus menerus.

Dalam bisnis, kaizen dipakai untuk melakukan perubahan kecil secara terus menerus dalam operasi perusahaan.

Kaizen juga bisa dipakai sebagai budaya perusahaan. Sebagaimana yang dikemukakan Kartalegal yang menyebut bahwa kaizen didasarkan pada komunikasi serta kerja sama antara elemen perusahaan.

Ada dua bentuk dari penerapan kaizen, yaitu perencanaan dan filosofi perusahaan. Dalam perencanaan, kaizen berfokus pada peningkatan area tertentu yang perlu ditingkatkan dalam perusahaan.

Sedangkan dalam filosofi perusahaan, kaizen bisa menjadi budaya perusahaan. Kaizen sebagai budaya memungkinkan setiap karyawan untuk ikut terlibat secara aktif dalam kemajuan perusahaan.

Baca Juga :   Cara Mengolah Daging Sapi Menjadi Lebih Lunak

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini