Ketua Perkumpulan Penyandang Disabilitas Sayangkan Penyaluran BLT BBM Tumpang Tindih

Ketua Perkumpulan Penyandang Disabilitas Sayangkan Penyaluran BLT BBM Tumpang Tindih
Foto: Ketua Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Kabupaten Pati Suratno di sebuah acara penjaringan atlet disabilitas kemarin/Mitrapost.com/Anwar

Pati, Suryamedia.id – Ketua Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Kabupaten Pati Suratno menyayangkan penyaluran BLT BBM kepada para penerima Bansos PKH dan BPNT. Dimana hal ini menyebabkan penyaluran Bansos tersebut tumpang tindih.

Hal tersebut lantas menimbulkan kecemburuan antar kaum disabilitas terhadap penerima program-program bansos konvensional, PKH, dan bantuan pangan non-tunai.

Banyak para penyandang disabilitas yang belum pernah mendapatkan bantuan sosial tidak ter-cover dalam BLT BBM ini.

BLT ini teman-teman ada yang awalnya dapat nggak dapat. Ada yang memang benar benar tidak dapat. Kemarin Kami kebingungan kok bisa begitu. Itu kan wilayahnya desa. Data desa memang tidak valid atau Pemdes tidak mengetahui ada disabilitas di desanya,” kata Suratno saat ditemui di sebuah acara penjaringan atlet disabilitas kemarin.

Ia menyebut, jumlah penyandang disabilitas anggota PPDI Pati berjumlah 300 orang, dari jumlah tersebut tidak ada setengahnya yang mendapatkan Bansos.

Belum lagi menurut pendataan Dinas Sosial, jumlah penyandang disabilitas yang ada di Pati berjumlah 72 ribuan. Tentunya disabilitas yang tidak tercover Bansos akan lebih banyak.

Baca Juga :   News Grafis : Hadapi MEA 2025, UMKM Harus Melek Digital

Suratno mengaku, PPDI terus memperjuangkan hak para penyandang disabilitas dalam penyaluran BLT BBM.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini