Pembangun MPP Kota Pekalongan Sudah Capai 35 Persen

Suryamedia.id – Pembangunan Mal Pelayanan Publik (MPP) kota Pekalongan saat ini sudah mencapai 35 persen dari pekerjaan fisik khusus di lantai 2.

Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) setempat juga terus berupaya untuk merampungkan pekerjaan fisik gedung yang lokasinya tepat di sebelah kantor DPMPTSP.

Kepala DPMPTSP Kota Pekalongan, Beno Heritriono mengungkapkan bahwa di tahap kedua pekerjaan fisik MPP di tahun 2023 mendatang, usulan jajaran DPMPTSP bisa diterima oleh Tim Anggaran Daerah dan DPRD Kota pekalongan, sehingga kekurangan anggaran dana sekitar Rp3 miliar di tahun 2023 yang meliputi Rp1,5 miliar untuk kelengkapan sarana dan prasarana serta Rp1,5 miliar untuk pekerjaan fisik tahap II pembangunan MPP bisa diakomodir semuanya di tahun depan.

“Berdasarkan regulasi yang ada, di tahun 2023 mendatang, Pemerintah Kota Pekalongan melalui DPMPTSP bisa mewujudkan konstruksi bangunan fisik untuk pembangunan Mal Pelayanan Publik yang representatif dan bisa menyelenggarakan  pelayanan publik dengan memfasilitasi pelayanan dengan Opd terkait dan instansi vertikal di satu tempat yang terpadu,” terangnya saat ditemui usai membuka kegiatan Kegiatan Focus Group Discussion  (FGD) Fasilitasi Penyelesaian Permasalahan dan Hambatan yang Dihadapi Pelaku Usaha pada hari kedua, berlangsung di Hotel Nirwana Kota Pekalongan, Kamis siang (13/10/2022).

Baca Juga :   Dinkes Blora Catat Ada 16 Kasus DBD di Tiga Bulan Tahun Ini 

Beno menjelaskan, pembangunan MPP Kota Pekalongan dilakukan dalam beberapa tahap hingga 2023 mendatang.

Keberadaan MPP sesuai dengan ketentuan dan amanah dari Perpres dan Permenpan RB bahwa tiap daerah memang diwajibkan menyelenggarakan pelayanan publik secara terpadu.

Rencananya, pekerjaan fisik tahap 2 bisa selesai pada pertengahan Bulan Agustus 2023 dan bisa segera dilaunching MPP Kota Pekalongan pada Bulan Oktober-November 2023.

“Dengan selesainya pembangunan gedung MPP Kota Pekalongan ini diharapkan bisa mewujudkan pelayanan publik yang terjangkau, aman, cepat, kondusif untuk masyarakat khususnya para pelaku usaha di Kota Pekalongan,” pungkasnya. (*)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *