Beli Gas 3 Kilo Harus Pakai KTP, Begini Respon Warga hingga Dewan Pati

Pati, Suryamedia.id – Di Awal tahun 2023, kementerian ESDM merancang dua aturan yang mengejutkan, diantaranya membatasi atau menghapus penjualan gas LPG di tingkat pengecer dan mewajibkan pembeli gas LPG membawa KTP saat bertransaksi.

Diketahui, kewajiban menggunakan KTP untuk transaksi LPH ini sudah mulai diujicobakan pada beberapa wilayah di Indonesia.

Kabupaten Pati sendiri belum melaksanakan kebijakan terbaru tersebut. Meski demikian, isu ini mendapatkan berbagai respon dari masyarakat di Pati.

Salah satunya Ana Fitriana, seorang ibu rumah tangga dari Kecamatan Jakenan. Ia mengatakan, kewajiban membawa KTP untuk transaksi akan menyulitkan masyarakat.

“Pakai KTP Kalau yang muda-muda nggak apa-apa, kalau yang tua agak repot. Di KTP kan tidak tertera itu orang miskin atau kaya,” ujar Ana saat diwawancara, Selasa (17/1/2023).

Sementara Budi Santoso, Warga Kecamatan Pati kota malah mengaku setuju jika kewajiban membawa KTP tersebut diberlakukan. Menurutnya, dengan begitu penimbunan gas oleh oknum bisa diminimalisir

Baca Juga :   Banjir Bandang yang Menyapu Sukolilo Buat Komisi D Prihatin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *