DPRD Singgung Masalah Tenaga Honorer di Disdik Pati

Pati, Suryamedia.id – Bambang Susilo, selaku ketua Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati menyinggung masalah tenaga kerja honorer yang berada di lingkup Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Pati.

Menurutnya, di lingkup Disdikbud sendiri sudah tidak ada lagi yang namanya guru honorer atau tenaga kerja honorer. Yang ada yakni guru wiyata untuk mengisi posisi pendidik di sekolahan.

Dan dirasanya, masalah guru wiyata ini sangatlah wajar. Hal tersebut dikarenakan banyak sekolahan yang kekurangan tenaga pendidik, khususnya di area-area pelosok.

“Kalau yang saya dengar seperti di Disdik kemarin itu mereka menerima guru wiyata, bukan honorer, karena memang ada beberapa sekolah yang kekurangan guru,” ucap Bambang, Jumat (3/2/2023).

Lantas politisi dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu menjelaskan bahwa pada tahun 2019 melalui Peraturan Bupati (Perbup), tidak diperbolehkan lagi yang namanya pengisian tenaga honorer.

Baca Juga :   Dewan Sebut Pengadaan Motor Kades Kemungkinan Dilakukan Setengahnya Dahulu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *