Kendaraan Tak Lulus Uji Emisi, Akan Dikenakan Tarif Disinsentif

Suryamedia.id – Kendaraan yang tak lulus uji emisi akan dikenakan tarif disinsentif. Hal ini merupakan kebijakan dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Melalui Dinas Perhubungan, tarif parkir tertinggi kini diperluas menjadi 11 lokasi park and ride. Kesebelas lokasi ini ditetapkan dengan tarif disinsentif bagi kendaraan yang tak lolos uji emisi.

“Ada tambahan enam lokasi parkir. Sehingga saat ini ada sebelas lokasi parkir yang ditetapkan tarif disinsentif bagi kendaraan yang tidak lulus uji emisi,” tutur Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub), Syafrin Liputo, Jumat (3/2/2023).

Diharapkan, dengan adanya kebijakan ini, bisa menjadi upaya untuk mendukung udara di Kota Jakarta menjadi lebih bersih dari polusi.

Kemudian Dishub DKI menerapkan kebijakan disinsentif kendaraan pribadi berupa pengendalian lalu lintas dengan sistem ganjil-genap dan pengenaan tarif parkir tinggi.

Berdasarkan Peraturan Gubernur (Pergub) DKI Jakarta Nomor 66 Tahun 2020 tentang Uji Emisi Gas Buang Kendaraan Bermotor, Pasal 17 menyebutkan setiap pemilik kendaraan bermotor yang tidak melakukan uji emisi gas buang dan/atau tidak memenuhi ketentuan lulus uji emisi gas buang dikenakan disinsentif berupa pembayaran parkir tertinggi, mengacu pada Pergub mengenai tarif layanan parkir di ruang milik jalan dan/atau luar ruang milik jalan.

Baca Juga :   Pantai Sakura Kepulauan Seribu Masih Jadi Destinasi Favorit Wisatawan Lokal

Selain itu, pihaknya juga merencanakan, lokasi-lokasi parkir yang dikelola oleh Unit Pengelola (UP) Perparkiran Dishub Provinsi DKI Jakarta juga akan diterapkan tarif parkir disinsentif bagi kendaraan yang tak lulus uji emisi. Penerapan akan dilakukan secara berkala.

Adapun mekasnisme penetapan tarif disinsentif bagi kendaraan yang tak lulus uji emisi adalah (Rp7.500/jam).

Penerapan Disinsentif Tarif Parkir telah dilaksanakan di sebelas lokasi parkir milik Pemerintah Daerah (Pemda) antara lain:

  1. Pelataran Parkir IRTI Monas, Jakarta Pusat;
  2. Lingkungan Parkir Blok M, Jakarta Selatan;
  3. Pelataran Parkir Samsat, Jakarta Barat;
  4. Lingkungan Pasar Mayestik, Jakarta Selatan;
  5. Plaza Interkon, Jakarta Barat;
  6. Park and Ride Kalideres, Jakarta Barat;
  7. Gedung Parkir Istana Pasar Baru, Jakarta Pusat;
  8. Gedung Parkir Taman Menteng, Jakarta Pusat;
  9. Park and Ride Lebak Bulus, Jakarta Selatan;
  10. Pelataran Parkir Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat;
  11. Park and Ride Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *