Pengolahan Tanah Menggunakan Alsintan Dinilai Lebih Menguntungkan

Suryamedia.id – Pengolahan tanah menggunakan alat mesin pertanian (Alsintan) dinilai lebih menguntungkan dibandingkan menggunakan tenaga manusia.

Oleh karenanya, Kabupaten Rembang terus melakukan pengembangan pengolahan tanah menggunakan Alsintan.

Hal tersebut dikarenakan, keuntungan yang diperoleh lebih besar dibandingkan dengan menggunakan sistem manual.

Ketua Kelompok Tani Nanggala Desa Sidomulyo Suwarno menyampaikan, pihaknya sudah melakukan analisis usaha tani, sehingga bisa disimpulkan mengolah tanah dengan alsintan lebih menguntungkan dari sistem manual.

Disampaikan, uang yang didapat dari panen padi dari sistem manual, sebanyak 7,1 ton, dengan harga gabah Rp5.200 per kilogram, sehingga total pendapatan melebihi Rp36,9 juta. Sedangkan biaya pengolahan tanah sebesar Rp17,3 juta lebih. Untung yang didapat petani lebih dari Rp19,5 juta per hektare.

Dibandingkan dengan pengolahan menggunakan Alsintan, petani bisa mendapatkan keuntungan yang lebih besar, yakni mencapai hingga Rp25 juta lebih per hektare.

Baca Juga :   Peragaan Pantomim Curi Perhatian di Jalan Slamet Riyadi Rembang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *