Jalan Lahar-Tlogowungu Rusak, Ini Tanggapan Dewan

Pati, Suryamedia.id – Konidisi jalan kabupaten belum sepenuhnya mulus 100 persen. Masih ada jalan yang mengalami kerusakan baik ringan maupun berat. Salah satunya di Jalan Lahar-Tlogowungu, jalan tersebut terbilang rusak parah. Kondisi itu dikeluhkan warga lantaran mengganggu aktivitas mereka.

Kerusakan jalan milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati ini ada beberapa titik. Salah satu titik yang terparah adalah jalan penghubung Desa Lahar dengan Desa Sumbermulyo, Kecamatan Tlogowungu. Di jalan itu terdapat beberapa lubang yang dipenuhi air bercampur lumpur. Pengendara terpaksa menurunkan laju mereka untuk menghindari kubangan di jalan itu.

“Perbatasan Lahar-Sumbermulyo rusak parah. Jalan di Lahar asalnya sudah rusak, kemudian diuruk tanah tapi karena hujan tambah bergelombang, airnya banyak,’’ ujar Najib (26) salah satu pengendara yang melintasi jalan tersebut.

Selain di titik itu, jalan di Desa Sumbermulyo dan di Hutan Regaloh juga mengalami kerusakan parah. Kondisi jalan hampir sama dengan Jalan Lahar-Sumbermulyo. Kondisi ini membuat aktivitas warga terganggu. Warga Desa Tajungsari yang kesehariannya bekerja di Pati Kota ini memerlukan waktu yang lebih lama lantaran kondisi jalan ini.

Baca Juga :   DPRD Pati Sebut Anak Korban Gempa Cianjur Adalah Aset Bangsa

Bila jalan mulus, warga membutuhkan waktu sekitar 30 menit untuk ke Pati Kota. Namun saat jalan rusak membuat waktu yang dibutuhkan lebih lama.

“Sudah pernah ditambal, tapi rusak lagi. Ini menghambat aktivitas warga. Harapannya semoga cepat di perbaiki agar kerja agar lancar,” jelas dia.

Menanggapi hal tersebut, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati, Didin Safrudin mengungkapkan pihaknya akan menyampaikan kepada pemerintah daerah, khususnya dinas terkait.

“Akan kita sampaikan kepada pemerintah daerah, khususnya dinas terkait. Kerusakan jalan memang hampir merata di seluruh wilayah Kabupaten Pati,” ungkapnya.

Menurutnya, kerusakan jalan tersebut bisa membahayakan bagi pengguna jalan. Selain itu, juga akan menghambat pertumbuhan perekenomian masyarakat di sana. (adv)

 

Penulis: Muhamad Kafi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *