Harga Gabah di Pati Anjlok, Anggota Komisi B Narso Berikan Komentar

Pati, Suryamedia.id – Narso, anggota Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati singgung persoalan harga gabah di Kabupaten Pati.

Pihaknya mengatakan, kondisi harga anjlok gabah di Pati dipengaruhi kondisi cuaca yang tidak baik.

Ia mengungkapkan kondisi tersebut mempengaruhi pada penurunan kualitas gabah yang dimiliki oleh para petani saat panen.

“Iya mas terkait dengan harga gabah yang anjlok, memang mendekati panen raya ini memang justru malah anjlok. Kemungkinan yang lain, yakni kualitas gabah juga berpengaruh karena cuaca hujan dan banjir,” katanya saat dihubungi pada Selasa, (28/2/2023).

Diketahui bahwasanya saat ini harga gabah kering di Pati berkisar antara Rp5.100 hingga Rp5.400 setiap Kilogramnya.

Hal ini justru berbanding terbalik dengan harga beras di Pati yang masuk dalam kategori naik. Setidaknya harga beras di pasaran setiap kilogram mencapai Rp11.000 hingga Rp13.000.

Lebih lanjut, Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Pati tersebut juga menuturkan pemerintah daerah harus segera merespon kondisi tersebut.

Baca Juga :   Dewan Akui Prihatin dengan Aksi Tawuran yang Dilakukan Siswa

Pihaknya berharap, Pemerintah tidak hanya menentukan Harga Eceran Tertinggi saja. Tetapi juga penentuan harga di tingkat terendah yang diperuntukkan bagi harga gabah di Pati.

“lebih pentingnya pemerintahan tidak hanya menentukan HET (tertinggi) tapi juga pemerintah harusnya menetapkan HET (terendah) gabah. Sehingga pada saat panen raya petani dapat terlindungi,” jelasnya. (Adv)

Penulis: Anang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *