Dewan Pati Bahas Perihal Data Pertanian Detail untuk Atasi Fluktuasi Harga

Pati, Suryamedia.id – Harga komoditas cabai dan bawang di Kabupaten Pati dalam beberapa pekan terakhir terpantau lesu. Hal ini disebabkan banyaknya stok panen dari petani lokal.

Anggota DPRD Kabupaten Pati dari Komisi B, Narso menyebut lesunya harga pasar saat panen raya sulit dikendalikan. Meskipun saat bulan Ramadan permintaan pasar meningkat.

Ketua Fraksi Nurani Keadilan Rakyat Indonesia (NKRI) DPRD itu mengatakan jika saja Dinas Pertanian mempunyai data petani dan komoditas yang ditanamnya, tentunya over capacity pasca panen bisa diminimalisir.

“Solusinya memang sulit kita nggak tahu siapa-siapa petani itu yang menanam yang cabai dan jumlahnya berapa nggak tahu. Kalau Dinas Pertanian punya data akan bisa dikendalikan harga itu,” ujar Narso saat diwawancarai Suryamedia.id belum lama ini.

Data tersebut nantinya bisa diinformasikan ke para petani sehingga dapat mengira-ngira akan menanam komoditas jenis apa.

Meski demikian, ia mengakui bahwa data pertanian tersebut sulit terpenuhi mengingat fluktuasi harga bukan hanya terjadi di suatu daerah melainkan secara nasional. Oleh karenanya, perihal data pertanian ini yang lebih tepat adalah di Kementerian Pertanian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Menarik Dibaca