Pilih Rehat Media Sosial, Selena Gomez Tuai Kritik Usai Tanggapi Konflik Israel-Palestina

Suryamedia.id – Serangan Israel ke Palestina menjadi sorotan masyarakat dunia akhir-akhir ini. Tak terkecuali, oleh para artis yang turut berkomentar tentang peristiwa ini.

Baru-baru ini, aktris sekaligus penyanyi Hollywood Selena Gomez memposting sebuah IG story mengenai hal ini. Ia menjelaskan mengapa dirinya belum memberikan tanggapan, meski bintang ‘Murder in the Building’ tersebut turut mengutuk adanya kekerasan dan teror di dunia.

“Saya telah mengambil jeda dari media sosial karena hati saya hancur melihat semua kengerian, kebencian, kekerasan, dan teror yang terjadi di dunia. Orang-orang yang disiksa dan dibunuh atau tindakan kebencian apa pun terhadap suatu kelompok adalah hal yang mengerikan. Kita perlu melindungi SEMUA orang, terutama anak-anak, dan menghentikan kekerasan untuk selamanya,” jelasnya.

Kemudian, ia juga menambahkan kalimat yang mengundang kontroversi, yang menimbulkan kritik pedas dari netizen.

“Itulah yang membuat saya muak. Saya berharap saya bisa mengubah dunia. Tapi postingan tidak akan bisa,” imbuhnya.

Atas pernyataannya tersebut, banyak netizen ramai berkomentar. Mereka memberikan kritikan terkait klaim bahwa postingannya di aku dengan jutaan follower tidak memberikan dampak apapun.

Baca Juga :   Chris Evans Dirumorkan PDKT dengan Shakira Usai Lakukan Hal Ini

“Jadi, anda memposting di (akun) 400+ juta (pengikut), tidak akan mengu ah apapun?! Kecuali dengan isu yang Anda peduli saja,” komentar @su****

“Bagaimana dia menemukan jalan untuk membuat dirinya sendiri (sebagai) korban disini? 😂😂😂,” tulis @price****

“Semua tidak berguna untuk 430 juta pengikutnya…” balas @allure**

Mengenai hal ini, banyak media massa dan masyarakat dunia membagikan berita tentang kondisi terkini masyarakat di Palestina yang membutuhkan bantuan, meski sempat terhambat karena beberapa waktu yang lalu aliran listrik dan internet sempat terputus.

Peran media memang sangat dibutuhkan untuk penyebaran informasi, sekaligus mengurangi berita hoax yang beredar. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *