Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Naik, Apa Faktor yang Membuat Ekonomi Tumbuh?

Suryamedia.id – Badan Pusat Statistik (BPS) catat pertumbuhan ekonomi Indonesia naik 4,94 year on year (yoy). Pertumbuhan ini didorong oleh daya beli masyarakat yang stabil. Menurut Plt Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti, daya beli masyarakat masih terkendali, terlihat dari indeks penjualan eceran riil yang tumbuh.

“Penjualan domestik sepeda motor juga naik 11,28%, nilai transaksi uang elektronik dan kartu kredit juga tumbuh masing-masing 6,91% dan 25,75%, serta terlihat masih tumbuhnya dengan cukup tinggi kredit KPR dan KPA sebesar 12,30%,” ungkapnya, dikutip dari DetikFinance.

Ia juga mengatakan bahwa pertumbuhan ekonomi dipengaruhi oleh kebijakan yang responsif, pertumbuhan belanja modal pemerintah dan tingkat suku bunga dari Bank Indonesia.

Sementara itu, beberapa hal berikut juga dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Meningkatkan barang modal fisik

Dilansir dari Investopedia, cara meningkatkan perekomomian masyarakat adalah dengan menambah barang modal untuk menunjang produktivitas. Barang modal bisa berupa alat yang lebih baru maupun lebih canggih untuk menghasilkan lebih banyak output dalam suatu periode waktu. Contohnya memberikan kredit dalam pengadaan peralatan pabrik.

Baca Juga :   Sempat Disinggung di Debat Cawapres, Apa Itu SGIE?

Peningkatan teknologi

Peningkatan teknologi memungkinkan terjadinya pergerakan ekonomi, jika semula pertukaran barang dilakukan secara fisik kini pertukaran ini juga terjadi melalui media teknologi. Peningkatan teknologi sangat bergantung pada tingkat tabungan dan investasi, karena keduanya diperlukan untuk melakukan penelitian dan pengembangan (R&D).

Pada level makro, perkembangan teknologi memberikan kontribusi dalam memperkuat daya saing suatu negara dalam membangun perekonomiannya. Perubahan teknologi juga akan menaikkan produktivitas Sumber Daya Manusia (SDM), modal, hingga faktor produksi lainnya.

Tumbuhkan angkatan kerja dan meningkatkan kualitas SDM

Semakin banyak masyarakat di usia yang siap bekerja, semakin naik pertumbuhan ekonomi suatu negara. Tentu saja hal ini di dukung dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pelatihan keterampilan, uji coba, atau latihan. Manusia juga menghasilkan inovasi dan kebijakan.

Faktor politik dan administrasi pemerintah

Kondisi politik dan administrasi pemerintah yang bergejolak dapat menghambat pembangunan ekonomi negara. Sebaliknya, pemerintah yang stabil dan anti korup dapat memajukan ekonomi, dilansir dari Kompas.

Perkembangan ekonomi datang dari regulasi-regulasi dari pemerintah, sehingga dibutuhkan aturan yang tidak berat sebelah. Baik pemerintah, perusahaan, masyarakat hingga serikat pekerja harus menerima manfaat dari regulasi tersebut. Kebijakan pemerintah juga bisa memengaruhi daya beli masyarakat yang nantinya berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi. (*)

Baca Juga :   Soft Selling, Cara Menjual Produk dengan Pendekatan Persuasif

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *