Kue Keranjang Jadi Sajian Wajib Saat Imlek, Ternyata Ini Maknanya

Suryamedia.id – Ada salah satu makanan yang tidak pernah ketinggalan di perayaan Imlek setiap tahunnya. Jenis makanan tersebut adalah kue keranjang atau juga sering disebut sebagai dodol cina. Kue ini disebut dengan nama ‘nian gao’ dalam bahasa China atau ‘ti kwe’ dalam dialek Hokkien.

Ternyata, terdapat makna sendiri mengapa kue keranjang selalu ada dalam perayaan tahun baru China. Masyarakat Tionghoa menganggap bahwa jajanan tradisional tersebut melambangkan keberuntungan, sehingga cocok disajikan saat perayaan Imlek.

Benarkah demikian? Simak penjelasannya berikut ini!

Makna kue keranjang

Kue keranjang atau ‘nian gao’ berasal dari kata ‘nian’ yang berarti lengket. ‘Nian’ juga memiliki vokal yang sama dengan kata ‘年’ yang berarti tahun. Sementara itu, ‘gao’ mengartikan kue. Dengan demikian, ‘nian gao’ diartikan sebagai kue yang lengket atau kue tahunan.

Kue keranjang ini dibuat dengan tepung ketan dan gula pasir, sehingga teksturnya kenyal dan lengket. Makanan ini juga berwarna cokelat dan mirip dengan dodol khas Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *