Meta Umumkan Pembaruan Take It Down di Platform untuk Cegah Pemerasan Konten Seksual

Suryamedia.id – Meta umukan pembaruan untuk membantu remaja di platform memerangi konten sekual tanpa konsensual dan pemerasan atau porn revenge. Hal ini diumumkan oleh perusahaan pada hari Selasa, (6/2/2024) bahwa mereka memperluas aplikasi dengan ketersediaan Take It Down. Take It Down sendiri merupakan alat online yang turut dijalankan oleh National Center for Missing and Exploited Children (NCMEC).

Perusahaan ini juga memperbarui pusat Sextortion-nya dengan panduan baru dan meluncurkan kampanye global untuk meningkatkan kesadaran tentang sextortion. Take It Down dirancang untuk mencegah penyebaran gambar intim non-konsensual. Fitur tersebut kini tersedia dalam 25 bahasa, setelah awalnya diluncurkan dalam bahasa Inggris dan Spanyol tahun lalu.

Dilansir dari TechCrunch, fitur ini memungkinkan remaja untuk mengambil kembali kendali atas foto intim pribadi mereka dan mencegah mantan pasangan dan penipu menyebarkannya secara online. Sistem ini dapat digunakan oleh orang-orang berusia di bawah 18 tahun, tapi juga dapat digunakan oleh orang tua atau orang dewasa yang memiliki anak di bawah umur.

Baca Juga :   Pengguna Instagram Kini Bisa Mengedit Pesan DM Setelah Dikirim

Sistem ini bekerja dengan meminta pengguna mengikuti instruksi untuk menetapkan kode pengaman unik, yaitu sidik jari digital dalam bentuk kode numerik pada gambar atau video mereka secara pribadi dari perangkat milik mereka sendiri. Setelah kode tersebut dikirimkan ke NCMEC, Meta dapat menemukan salinan gambar atau video dan menghapusnya.

Hal ini juga dapat membantu mencegah siapa pun melakukan pemerasan seksual di masa mendatang.

Yang perlu jadi catatan, pengguna hanya perlu mengirimkan kode bukan gambar atau video intim itu sendiri.

Saat ini, Take It Down kini tersedia dalam bahasa Hindi, China, Prancis, Jerman, Islandia, Portugis, Urdu, Tagalog, Bengali, Thai, Arab, Belanda, Tamil, Turki, Italia, Khmer, Kurdi, Bahasa Indonesia, Malayalam, Marathi, Sinhala, Vietnam dan Korea. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *