DTKS Bermasalah, Anak Pasutri Tuna Netra Tak Bisa Daftar Jalur Afirmasi di PPDB

Suryamedia.idAnak dari pasangan tunanetra di Semarang terpaksa harus menerima nasibnya tak bisa mendafatar jalur afirmasi di penerimaan peserta didik baru (PPDB) 2024. Ia adalah Vita Azahra yang merupakan siswa lulusan dari SMPN 33 Semarang.

Jalur afirmasi sendiri memprioritaskan mereka yang tidak mampu atau berada di golongan prioritas 1 (miskin ekstrem), prioritas 2 (sangat miskin), dan prioritas 3 (miskin).

Vita tak menjadi prioritas di jalur afirmasi karena ia tergolong prioritas 4 (P4) dalam Data Kesejahteraan Terpadu Nasional (DTKS). Padahal, ia dan kedua orang tuanya tak memiliki tempat tinggal yang tetap.

Permasalahan ini pun menyebabkan Vita tak bisa bersekolah di SMAN 4 Semarang atau SMAN 9 Semarang yang lokasinya dekat dengan tempat tinggalnya.

Menanggapi permsalahan tersebut, Sumarno selaku Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah mengatakan bahwa ada masalah di DTKS.

“DTKS kita itu masih bermasalah, sehingga kemarin ada kejadian anak pasutri yang tunanetra. Sebetulnya bisa masuk lewat jalur afirmasi, tetapi (Vita) tidak bisa,” ujarnya.

Karena DTKS menjadi ranah dari Kementerian Sosial (Kemensos), pihaknya pun mengaku telah menyampaikan masalah tersebut ke pihak yang bersangkutan.

Baca Juga :   Pendaftaran PPDB di Kota Bandung Dibuka Bulan Juni

“Kami sudah menyampaikan kepada teman-teman, menyampaikan juga ke Kemensos untuk perbaikan data,” jelasnya.

Meski secara prosedur Vita tak bisa masuk ke SMAN 4 Semarang atau SMAN 9 Semarang, namun pihaknya mengaku tetap mendukung Vita bersekolah.

“Penanganannya, anak itu (Vita) tidak bisa masuk sekolah negeri, kan secara prosedur PPDB tidak bisa. Kami dari Pemprov Jateng tetap mendukung dia biar sekolah,” ungkapnya.

Pihaknya pun menjamin jika Vita akan bisa melanjutkan pendidikan di sekolah swasta dengan beasiswa.

“Kalau biaya akan kita upayakan untuk beasiswa. (Kita beri) jaminan sekolah, tapi tidak negeri, tetap harus sekolah,” tandasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *