Netizen Korea Protes Wamil BTS Ditentukan Melalui Survei

Suryamedia.id – Netizen Korea Selatan protes atas ide pemerintah Korea Selatan yang akan menentukan wajib militer anggota BTS melalui sebuah survei.

Sebelumnya, Menteri Pertahanan Korea Selatan memang mengumumkan akan membuat survei publik perihal wamil tersebut.

Menurut laporan Chosun pada Rabu, 31 Agustus, Menteri Lee Jong Seop mendapatkan ide tersebut saat menghadiri rapat pleno Komite Pertahanan Majelis Nasional ke-31. Salah satu anggota DPR dari Partai Demokratis Korea, Seol Hoon mengungkapkan pendapatnya.

“Apakah penting mengadakan survei publik untuk mengetahui bagaimana pandangan masyarakat soal kewajiban militer BTS,” kata Seol Hoon.

Lee Jong Seop pun merespon pertanyaan dari Seol Hoon tersebut.

“Pada pertemuan pagi, saya menginstruksikan kepada staf untuk segera mengadakan survei,” kata Lee Jong Seop.

Media sosial Korea pun kemudian dipenuhi dengan protes dari para netizen Korea yang sebagian besar laki-laki. Mereka tidak setuju apabila nasib BTS ikut wajib militer atau tidak diputuskan melalui survei.

“Bahkan bila seorang cowok jarinya putus, mereka tetap wajib ikut meski dalam bentuk pengganti,” komentar netizen pria.

Baca Juga :   Nafa Urbach Jujur Soal Konsumsi Obat Setelah Diamankan Polisi, Sudah Pakai Resep Dokter

“Negara mana yang soal kewajiban pertahanan negara ditentukan dari jajak pendapat?” timpal yang lain.

“Kalau begitu, adakan juga jajak pendapat untuk seluruh cowok yang daftar di masa depan haruskah ia dikirim ke militer untuk wamil,” ujar netizen.

“Mending adakan referendum dibanding jajak pendapat,” kata netizen lainnya.

Sebagaimana diketahui bahwa semua warga negara Korea Selatan yang berjenis kelamin pria diwajibkan untuk mengikuti program wajib militer, tak terkecuali para idol K-Pop. Meskipun tetap ada yang tidak menjalani wamil dengan alasan tertentu.

Beberapa tahun lalu, muncul gagasan bahwa BTS tidak mengikuti wajib militer karena telah mengharumkan nama baik Korea.

BTS juga sempat diberikan izin untuk menunda pendaftaran wajib militer hingga usia 30 tahun karena menerima Hwagwan Order of Culture, yang merupakan Order of Cultural Merit kelas lima dari Kementerian Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata Korea Selatan pada tahun 2018 silam. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *